Jaga Persatuan Jelang Pemilu, Dema UIN Surakarta Deklarasi Politik Damai

Jum'at, 09 Februari 2024 - 21:50 WIB
loading...
Jaga Persatuan Jelang...
Dema UIN Raden Mas Said Surakarta gelar seminar penguatan literasi politik mahasiswa, jelang Pemilu 2024, di Gedung SBSN Lantai 2, Jumat (9/2/2024). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta gelar seminar penguatan literasi politik mahasiswa, jelang Pemilu 2024, di Gedung SBSN Lantai 2 UIN Raden Mas Said, Jumat (9/2/2024).

Seminar kepemiluan dengan tajuk "Penguatan Literasi Politik Mahasiswa Menyambut Pemilu 2024 Aman, Damai, dan Bermartabat" ini dikemas dengan dialog interaktif. Hadir pada kesempatan itu narasumber antara lain Ketua Dema UIN Raden Mas Said Surakarta, Anwar Mustaqim, Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki, dan akademisi UIN Raden Mas Said, M Zainal Anwar.

Dalam paparannya, Ketua Dema UIN Raden Mas Said Surakarta, Anwar Mustaqim, mengatakan mahasiswa dan civitas akademika harus mengambil peran dalam rangka merawat keutuhan dan integritas bangsa jelang Pemilu 2024. Salah satunya melalui upaya penguatan politik damai di tengah suhu politik yang memanas.

"Eskalasi politik jelang Pemilu 2024 memang cukup panas. Politik pemilu yang sejak awal memang menyaratkan kompetisi ketat, disadari atau tidak, berpotensi memecah kerukunan publik. Karena itu, mahasiswa dan kampus mesti menjadi katalisator yang mendinginkan suasana gemuruh melalui penguatan literasi politik damai," ujar Mustaqim.

“Skema pemilihan yang dilaksanakan serentak juga akan menguras energi bangsa tidak hanya secara finansial, tetapi juga emosi dan keadaban publik. Karena itu, tantangan Pemilu 2024 kiranya menjadi concern tidak hanya bagi penyelenggara," imbuhnya.

Mustaqim memaparkan, angka pemilih muda secara demografis menempati posisi tertinggi pada Pemilu 2024. Bonus ini, lanjut dia, harus menjadi peluang di tengah tantangan konflik horizontal yang sangat mungkin memecah belah kerukunan bangsa. Bukan tidak mungkin, polarisasi dukungan politik justru membuat masyarakat terpecah ke dalam kubangan disintegrasi, permusuhan, dan perpecahan.

“Menggalakkan kegiatan edukatif dan literatif tentang politik kepada mahasiswa memang menjadi fardhu. Bekal kepekaan politik mahasiswa terutama dalam mengantisipasi praktik politik kasar, penuh kekerasan, dan disintegrasi, harus terus dilakukan melalui instrumen kampus,” terang Mustaqim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Pemilu Damai...
Dukung Pemilu Damai dan Lancar, Mahasiswa Waspadai Intervensi Asing
KNPI: Semua Pihak Harus...
KNPI: Semua Pihak Harus Menghormati Hasil Pemilu
Koalisi Indonesia Muda...
Koalisi Indonesia Muda dan Aktivis Sepakat Jaga Demokrasi serta Tolak Polarisasi
Sambut Pemilu 2024,...
Sambut Pemilu 2024, Budayawan Zawawi Imron Gelar Ziarah Kebangsaan
Songsong Pemilu 2024,...
Songsong Pemilu 2024, BEM PTNU Se-Nusantara Gelar Sholawat Perdamaian
Pilpres 2024, Perbedaan...
Pilpres 2024, Perbedaan Pilihan Politik Bukan Alasan Perpecahan
Jelang Pencoblosan,...
Jelang Pencoblosan, Kepala Suku Besar Bindara Papua Barat Ajak Pilkada Damai
Kapolda Lampung Serukan...
Kapolda Lampung Serukan Pilkada Sehat dan Hindari Politik Uang
Kapolres Rohul Pastikan...
Kapolres Rohul Pastikan Netralitas dan Sinergitas dalam Pilkada
Rekomendasi
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
Berita Terkini
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved