Dukung Pemilu Damai dan Lancar, Mahasiswa Waspadai Intervensi Asing
Selasa, 13 Februari 2024 - 23:01 WIB
loading...
Lingkar Mahasiswa Jakarta Raya (Limajaya) menggelar Talkshow Mahasiswa Bersuara: Tolak Intervensi Asing Pada Pemilu 2024 di Jakarta, Selasa (13/2/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lingkar Mahasiswa Jakarta Raya (Limajaya) menggelar Talkshow Mahasiswa Bersuara: Tolak Intervensi Asing Pada Pemilu 2024. Kegiatan ini untuk menyikapi persoalan mahasiswa Indonesia saat ini yang cenderung melakukan gerakan tanpa melakukan ketajaman analisa.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mahasiswa untuk berpikir secara rasional terhadap setiap gerakan atau isu menjelang Pemilu 2024 . ”Bahwa gerakan mahasiswa secara tidak sadar dimanfaatkan sekelompok orang yang mempunyai kepentingan dan berafiliasi pada kepentingan asing terhadap Indonesia,” kata Kordinator Limajaya Farid Sudrajat di Jakarta, Selasa (13/2/2024). Baca juga: Daftar Link untuk Memantau Hasil Pemilu 2024
Farid mengatakan, intervensi asing dapat membawa berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Di satu sisi, intervensi asing dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat internasional terhadap situasi di suatu negara dan memberikan tekanan kepada pemerintah untuk melakukan reformasi.
Namun, di sisi lain, intervensi asing juga dapat memperkeruh situasi politik dan mempersulit penyelesaian masalah secara internal. ”Hal ini dapat memicu polarisasi dan konflik di masyarakat, serta melemahkan kedaulatan negara,” ujarnya.
Sementara Presiden Mahasiswa Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Pier Lailossa mengatakan bukan hal yang baru bila asing melakukan intervensi ke suatu negara. Dia mencontohkan intervensi kepada negara lain dilakukan China kepada Taiwan dan Rusia terhadap Latvia.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mahasiswa untuk berpikir secara rasional terhadap setiap gerakan atau isu menjelang Pemilu 2024 . ”Bahwa gerakan mahasiswa secara tidak sadar dimanfaatkan sekelompok orang yang mempunyai kepentingan dan berafiliasi pada kepentingan asing terhadap Indonesia,” kata Kordinator Limajaya Farid Sudrajat di Jakarta, Selasa (13/2/2024). Baca juga: Daftar Link untuk Memantau Hasil Pemilu 2024
Farid mengatakan, intervensi asing dapat membawa berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Di satu sisi, intervensi asing dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat internasional terhadap situasi di suatu negara dan memberikan tekanan kepada pemerintah untuk melakukan reformasi.
Namun, di sisi lain, intervensi asing juga dapat memperkeruh situasi politik dan mempersulit penyelesaian masalah secara internal. ”Hal ini dapat memicu polarisasi dan konflik di masyarakat, serta melemahkan kedaulatan negara,” ujarnya.
Sementara Presiden Mahasiswa Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Pier Lailossa mengatakan bukan hal yang baru bila asing melakukan intervensi ke suatu negara. Dia mencontohkan intervensi kepada negara lain dilakukan China kepada Taiwan dan Rusia terhadap Latvia.
Lihat Juga :