Relawan Ganjarist Britania Raya dan Irlandia Bentuk Tim Saksi Kawal Suara Ganjar-Mahfud di Luar Negeri
Selasa, 06 Februari 2024 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Relawan Ganjarist Britania Raya dan Irlandia sukses menyelenggarakan Deklarasi sekaligus Doa Bersama untuk Ganjar-Mahfud pada Minggu 4 februari 2024 lalu. Ratusan orang yang terdiri dari diaspora hingga mahasiswa ikut memeriahkan acara tersebut.
"Antusiasme bagus sekali untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang pentingnya memilih pemimpin yang tepat demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kita melakukan deklarasi dan doa bersama di Tower Bridge London lalu makan sama-sama dengan mahasiswa dan lainnya," ujar dia.
Sementara itu, Deputi Koordinator Relawan/Ketua Relawan Ganjarist Britania Raya dan Irlandia, Selvi Yanti Humphrey berharap acara tersebut dapat meningkatkan dukungan suara terhadap Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 mendatang.
Baca juga: Soal Anggaran Kementerian Dipotong 5% untuk Bansos, Ganjar: Memang Kemiskinan Kita Meningkat?
"Dari yang tidak tahu, cuek, tidak perdul, mereka akhirnya tertarik. Perjuangan dari Juni 2023 dari hari ke hari kita bersyukur ada perkembangan diaspora untuk votersnya bertambah luar biasa terutama di Britania Raya dan Irlandia," tuturnya.
"Antusiasme bagus sekali untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang pentingnya memilih pemimpin yang tepat demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kita melakukan deklarasi dan doa bersama di Tower Bridge London lalu makan sama-sama dengan mahasiswa dan lainnya," ujar dia.
Sementara itu, Deputi Koordinator Relawan/Ketua Relawan Ganjarist Britania Raya dan Irlandia, Selvi Yanti Humphrey berharap acara tersebut dapat meningkatkan dukungan suara terhadap Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 mendatang.
Baca juga: Soal Anggaran Kementerian Dipotong 5% untuk Bansos, Ganjar: Memang Kemiskinan Kita Meningkat?
"Dari yang tidak tahu, cuek, tidak perdul, mereka akhirnya tertarik. Perjuangan dari Juni 2023 dari hari ke hari kita bersyukur ada perkembangan diaspora untuk votersnya bertambah luar biasa terutama di Britania Raya dan Irlandia," tuturnya.
(kri)
Lihat Juga :