Sivitas Akademika Serukan Pesan Moral, DPR: Guru Besar Bukan Partisan
Senin, 05 Februari 2024 - 10:34 WIB
loading...
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda berharap publik fokus pada seruan moral yang disampaikan sivitas akademika berbagai perguruan tinggi dalam beberapa hari terakhir. FOTO/DOK.DPR
A
A
A
JAKARTA - DPR berharap publik fokus pada seruan moral yang disampaikan sivitas akademika berbagai perguruan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat jangan terjebak dengan tudingan bahwa seruan kampus itu bersifat politis.
"Seruan sivitas akademika perguruan tinggi dalam beberapa hari terakhir harusnya ditempatkan sebagai pesan keprihatinan para cendikiawan atas berbagai fenomena di Tanah Air jelang pelaksanaan Pemilu 2024. Bukan berusaha membungkam mereka dengan berbagai stigma politis atau tudingan berpihak ke calon tertentu," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Senin (5/2/2024).
Huda menjelaskan suara sivitas akademika dari berbagai kampus tersebut tentu didasarkan pada pertimbangan matang. Apalagi para kaum cerdik pandai itu tidak mungkin mempertaruhkan reputasi mereka dalam dunia akademik hanya untuk kepentingan jangka pendek.
"Mereka ini para guru besar, rata-rata doktor, dosen senior sehingga mempunyai legitimasi secara akademis menyuarakan keprihatinan atas fenomena yang mengancam masa depan bangsa," katanya.
"Seruan sivitas akademika perguruan tinggi dalam beberapa hari terakhir harusnya ditempatkan sebagai pesan keprihatinan para cendikiawan atas berbagai fenomena di Tanah Air jelang pelaksanaan Pemilu 2024. Bukan berusaha membungkam mereka dengan berbagai stigma politis atau tudingan berpihak ke calon tertentu," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Senin (5/2/2024).
Huda menjelaskan suara sivitas akademika dari berbagai kampus tersebut tentu didasarkan pada pertimbangan matang. Apalagi para kaum cerdik pandai itu tidak mungkin mempertaruhkan reputasi mereka dalam dunia akademik hanya untuk kepentingan jangka pendek.
"Mereka ini para guru besar, rata-rata doktor, dosen senior sehingga mempunyai legitimasi secara akademis menyuarakan keprihatinan atas fenomena yang mengancam masa depan bangsa," katanya.
Lihat Juga :