Jumhur Hidayat Terima Keris untuk Melawan Kecurangan Pemilu
Minggu, 04 Februari 2024 - 17:34 WIB
loading...
Co Captain Timnas Amin Jumhur Hidayat menerima cendera mata dalam bentuk keris. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Co Captain Tim Pemenangan Nasional Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) Jumhur Hidayat menghadiri deklarasi warga Kabupaten Sukabumi dari kelompok buruh, mahasiswa, UMKM, dan komunitas pekerja seni. Dalam acara yang digelar di Wisma Delima, Parung Kuda, Sukabumi, Sabtu (3/2/2024) itu, Jumhur menerima cendera mata dalam bentuk keris.
Jumhur mengatakan, cendera mata itu merupakan simbol untuk melawan kecurangan dalam Pilpres 2024 atau yang kemungkinan terjadi saat pemungutan suara pada 14 Februari mendatang. Dia berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan masyarakat Sukabumi untuk memilih Amin. "Ini menjadi energi baru untuk kemenangan Amin di Jabar," ujarnya.
Ia meminta warga Sukabumi tidak memilih calon pemimpin yang tidak bisa merealisasikan janji. Ketua Umum KSPSI itu menyarankan warga untuk melihat rekam jejak calon presiden. Dia mencontohkan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta menaikkan UMR lebih tinggi 6-7 kali dari UMR nasional dengan dasar Pergub bukan UU Omnibus Law.
Baca juga: Jumhur Hidayat Timnas Anies-Imin Gagas Nasaker
"Jadi, kalau Amin menang apa yang diharapkan rakyat terutama kaum buruh Sukabumi akan tercapai. Kita tidak perlu takut, dan jangan mau dibodohin saja," kata Jumhur.
Jumhur mengatakan, cendera mata itu merupakan simbol untuk melawan kecurangan dalam Pilpres 2024 atau yang kemungkinan terjadi saat pemungutan suara pada 14 Februari mendatang. Dia berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan masyarakat Sukabumi untuk memilih Amin. "Ini menjadi energi baru untuk kemenangan Amin di Jabar," ujarnya.
Ia meminta warga Sukabumi tidak memilih calon pemimpin yang tidak bisa merealisasikan janji. Ketua Umum KSPSI itu menyarankan warga untuk melihat rekam jejak calon presiden. Dia mencontohkan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta menaikkan UMR lebih tinggi 6-7 kali dari UMR nasional dengan dasar Pergub bukan UU Omnibus Law.
Baca juga: Jumhur Hidayat Timnas Anies-Imin Gagas Nasaker
"Jadi, kalau Amin menang apa yang diharapkan rakyat terutama kaum buruh Sukabumi akan tercapai. Kita tidak perlu takut, dan jangan mau dibodohin saja," kata Jumhur.
Lihat Juga :