Enam Calon Hakim Agung TUN Lolos Seleksi Administrasi
Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:05 WIB
loading...
Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus. Foto: SINDOnews/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) memastikan enam orang lolos tahap administrasi seleksi calon hakim agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung (MA) khusus pajak. Selain itu 76 calon hakim adhoc tindak pidana korupsi (tipikor) dan 35 calon hakim adhoc hubungan industrial juga dinyatakan lolos.
Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua KY Jaja Ahmad Jayus pada 11 Agustus 2020, enam calon hakim agung TUN yang lolos tersebut adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Budiman Ginting, advokat kantor Law Firm Eddhi Sutarto and Partner Eddhi Sutarto, dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Lauddin Marsuni, hakim tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Mustamar, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan AK Setiyono, dan hakim pada Pengadilan Pajak Triyono Martanto.
"Calon hakim agung yang namanya tercantum di atas berhak mengikuti Seleksi Tahap II (Seleksi Kualitas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 s.d. 25 Agustus 2020 secara daring melalui website poster.setneg.go.id," ujar Jaja Ahmad Jayus dikutip SINDO Media dari salinan pengumuman, Rabu (12/8/2020).
(Baca: KY Siap Usut Hakim Jika Terima Uang dalam Kasus Nurhadi)
Sementara 76 calon hakim adhoc tipikor yang lolos berasal dari beragam profesi atau latar belakang. Di antaranya dosen, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan negeri, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan tinggi, hakim utama muda pengadilan tinggi, advokat, purnawirawan Polri, perwira TNI aktif, purnawirawan TNI, hingga pensiunan pejabat kementerian.
Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua KY Jaja Ahmad Jayus pada 11 Agustus 2020, enam calon hakim agung TUN yang lolos tersebut adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Budiman Ginting, advokat kantor Law Firm Eddhi Sutarto and Partner Eddhi Sutarto, dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Lauddin Marsuni, hakim tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Mustamar, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan AK Setiyono, dan hakim pada Pengadilan Pajak Triyono Martanto.
"Calon hakim agung yang namanya tercantum di atas berhak mengikuti Seleksi Tahap II (Seleksi Kualitas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 s.d. 25 Agustus 2020 secara daring melalui website poster.setneg.go.id," ujar Jaja Ahmad Jayus dikutip SINDO Media dari salinan pengumuman, Rabu (12/8/2020).
(Baca: KY Siap Usut Hakim Jika Terima Uang dalam Kasus Nurhadi)
Sementara 76 calon hakim adhoc tipikor yang lolos berasal dari beragam profesi atau latar belakang. Di antaranya dosen, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan negeri, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan tinggi, hakim utama muda pengadilan tinggi, advokat, purnawirawan Polri, perwira TNI aktif, purnawirawan TNI, hingga pensiunan pejabat kementerian.
Lihat Juga :