Hari Remaja Internasional, Ketua KPK: Hindari Perilaku Koruptif Sejak Dini
Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Disadari atau tidak, kata Firli, penyakit kronis ini perlahan namun pasti telah menggerogoti dan merusak bahkan bisa menghancurkan suatu negara. Buktinya, banyak negara dibelahan dunia yang belum dapat lepas dari penyakit ini sehingga pemerintahan yang menjalankan negara tersebut gagal menjalankan kewajiban kepada rakyatnya.
Firli menilai, korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, namun hebatnya korupsi mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan perkembangan zaman. Korupsi selalu update dalam memberikan fantasi dan imajinasi para calon koruptor yang minim akhlak dan integritas untuk menciptakan kreasi baru dalam praktik korupsi dinegeri ini, sehingga mereka dapat berinovasi dan memodifikasi aksi korupsi, agar tidak diketahui, ditangkap lalu dibui.
”Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti kalian para koruptor di negeri ini. Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena penyakit kronis korupsi tak lagi mampu memengaruhi apalagi merasuki ke dalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini,” tegasnya.
Firli berharap, generasi penerus bangsa dapat mewujudkan cita-cita dan harapan dari Founding Fathers, dimana negara ini dapat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut Firli, kata kata mencerdaskan kehidupan bangsa, memiliki makna strategis karena dengan kehidupan bangsa yang cerdas, maka tentu akan membawa kemajuan pada kesejahteraan umum dan terlindunginya segenap anak bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia menuju Indonesia bersih dan bebas dari praktik praktik Korupsi.
”Kepada para remaja Indonesia, saya berpesan, manfaatkan dan isi waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini. Ingat, semua tindak tanduk yang kalian lakukan dimasa ini, menentukan masa depan mu kelak, dan masa depan bangsa ini. Mulailah konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi uang jajan atau beli quota internet buat belajar online di rumah dimasa Pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya. Terakhir izinkan saya mengucapkan Selamat merayakan Hari Remaja Internasional International Youth Day, semoga Remaja Indonesia menjadi Generasi Zaman Now dan Masa Depan Anti Korupsi,” ucapnya.
Firli menilai, korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, namun hebatnya korupsi mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan perkembangan zaman. Korupsi selalu update dalam memberikan fantasi dan imajinasi para calon koruptor yang minim akhlak dan integritas untuk menciptakan kreasi baru dalam praktik korupsi dinegeri ini, sehingga mereka dapat berinovasi dan memodifikasi aksi korupsi, agar tidak diketahui, ditangkap lalu dibui.
”Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti kalian para koruptor di negeri ini. Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena penyakit kronis korupsi tak lagi mampu memengaruhi apalagi merasuki ke dalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini,” tegasnya.
Firli berharap, generasi penerus bangsa dapat mewujudkan cita-cita dan harapan dari Founding Fathers, dimana negara ini dapat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut Firli, kata kata mencerdaskan kehidupan bangsa, memiliki makna strategis karena dengan kehidupan bangsa yang cerdas, maka tentu akan membawa kemajuan pada kesejahteraan umum dan terlindunginya segenap anak bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia menuju Indonesia bersih dan bebas dari praktik praktik Korupsi.
”Kepada para remaja Indonesia, saya berpesan, manfaatkan dan isi waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini. Ingat, semua tindak tanduk yang kalian lakukan dimasa ini, menentukan masa depan mu kelak, dan masa depan bangsa ini. Mulailah konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi uang jajan atau beli quota internet buat belajar online di rumah dimasa Pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya. Terakhir izinkan saya mengucapkan Selamat merayakan Hari Remaja Internasional International Youth Day, semoga Remaja Indonesia menjadi Generasi Zaman Now dan Masa Depan Anti Korupsi,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :