alexametrics

Kemenag Dinilai Tak Layak Lakukan Standarisasi Mubalig

loading...
Kemenag Dinilai Tak Layak Lakukan Standarisasi Mubalig
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan, standarisasi, akreditasi, atau rekomendasi kelayakan suatu profesi harus dilakukan oleh organisasi profesi, bukan oleh pemerintah. Foto/dpr.go.id
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Agama (Agama) dinilai tak layak melakukan standarisasi kelayakan mubalig sehingga dianggap layak menyampaikan ajaran Islam.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan, standarisasi, akreditasi, atau rekomendasi kelayakan suatu profesi harus dilakukan oleh organisasi profesi, bukan oleh pemerintah.

"Kalau mubalig ya oleh MUI atau ormas Islam," ujar Sodik saat dihubungi SINDOnews, Minggu (20/5/2018).

Sodik juga mengkritisi kriteria yang digunakan Kemenag untuk memberikan rekomendasi kepada mubalig. Ada tiga kriteria utama menurut Kemenag, di antaranya kompetensi, reputasi dan berkomitmen terhadap kebangsaan.

Anggota Fraksi Gerindra ini juga mempertanyakan sejumlah nama mubalig yang tidak dirilis oleh Kemenag. "Kata Kemenag ya bertahap.
Kalau masih dalam proses kenapa harus dikeluarkan segera yang ujungnya membuat gaduh. Apalagi umat masih tersudutkan oleh isu dan opini teror," kata Sodik.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak