Alam Ganjar: Pemuda Kulonprogo Miliki Potensi Besar, Butuh Fasilitas Penunjang Inovasi

Selasa, 23 Januari 2024 - 16:46 WIB
loading...
Alam Ganjar: Pemuda...
Muhammad Zinedine Alam Ganjar menyebut anak muda Kulonprogo memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Foto/MPI
A A A
JAWA TENGAH - Muhammad Zinedine Alam Ganjar putra capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menemui sejumlah anak muda yang hadir di Tabebuya Cafe, Wates, Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin 22 Januari 2024.

Alam menilai pemuda Kulonprogo memiliki potensi cukup besar untuk terus mengembangkan daerahnya. “Tinggal bagaimana kreativitas tersebut diwadahi dan ditunjang dengan fasilitas yang memadai seperti creative hub,” katanya, Selasa (23/1/2024).

Dalam creative hub tersebut, kata Alam, akan ada berbagai fasilitas yang dapat menunjang kreasi anak muda seperti tempat untuk seminar, inkubasi bisnis, belajar seni hingga berolahraga bersama.

Baca juga: Serap Aspirasi Pemuda Kulonprogo, Alam Ganjar Suarakan Program Internet Gratis dan Satu Sarjana

"Potensi dari pemuda Kulonprogo itu sudah ada tinggal butuh pemantik aja seperti fasilitas yang dapat menunjang inovasi dan kreativitas para anak muda yang ada di Kulonprogo, misalnya seperti creative hub," kata Alam.

Dalam pertemuan itu, Alam juga menyerap aspirasi dari para pemuda Kulonprogo di antaranya mengenai pendidikan, ekonomi, akses internet hingga optimalisasi pemuda dalam proses pembangunan daerah Kulonprogo.

Baca juga: Mutasi TNI, 7 Jenderal Bintang Satu Jadi Staf Khusus KSAD Maruli Simanjuntak

Menurut Alam melihat masih banyak masyarakat yang mempertimbangkan keberlanjutan pendidikan karena faktor biaya. Oleh sebab itu, perlunya perhatian dari pemerintah dalam memberikan fasilitas program pendidikan lanjutan secara gratis bagi keluarga tidak mampu.

"Tadi kita diskusi dan dapat banget obrolannya, ada teman-teman yang mengutarakan kesulitannya sampai dia mempertimbangkan untuk kuliah atau langsung kerja dan itu bisa menjadi salah satu titik konkret memang ternyata dibutuhkan terkait program satu keluarga tidak mampu satu sarjana," kata Alam.

Selanjutnya, perlunya pendataan terintegrasi dalam memberikan bantuan pendidikan tersebut yang dihimpun dalam satu KTP terintegrasi di segala sektor yang diharapkan dapat mendorong keberlangsungan hidup masyarakat secara luas.

"Data tersebut terintegrasi oleh satu KTP sakti sehingga data tadi menjadi sumber satu-satunya bagaimana pemerintah bisa mendistribusikan bantuan yang ada salah satunya melalui program ini dan diharapkan mendorong kesejahteraan masyarakat," lanjut Alam.

Selain itu, Alam juga mendengarkan bagaimana masyarakat yang belum bisa menjangkau akses internet secara merata. Karena faktanya, generasi muda yang tinggal di daerah masih kesulitan dalam mengakses internet.

Hal tersebut menyebabkan kurangnya anak muda di daerah dalam memperoleh akses secara cepat, imbasnya salah satu faktor yang memengaruhi adalah keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat, khusunya di Kulonprogo.

"Tadi juga ngobrol sama teman-teman bahkan ada yang nulis di situ butuh kuota data internet gratis yang mereka gunakan untuk menunjang aktivitasnya baik belajar untuk memperoleh akses informasi secara cepat dan mudah dan yang terpenting adalah untuk meningkatkan akses perekonomian," ujar Alam.

Oleh karena itu, Alam mengajak agar semua masyarakat Indonesia melihat kesetaraan dan keadilan yang sama itu perlu ada peningkatan kualitas SDM dan infrastruktur penunjang, terutama di daerah tertinggal.

"Kualitas itu paling utama dan harus ada revitalisasi untuk fasilitas umum, seperti sekolah misal yang sudah rusak dan penambahan tempat-tempat di daerah 3T," ungkap Alam.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Ganjar-Mahfud Kalah...
Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres 2024, Megawati: Ini Rekayasa dari Mana Pelajarannya?
Setara Institute Nilai...
Setara Institute Nilai Kualitas Demokrasi Pilpres dan Pilkada 2024 Rendah
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
Inilah Desain Masjid...
Inilah Desain Masjid yang Dibangun Bos HS Muhammad Suryo di TKP Kecelakaan Isterinya
Alami Kecelakaan, Bos...
Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Hadapi Gugatan Ruben...
Hadapi Gugatan Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Simpan Fakta yang Belum Pernah Diungkap
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan dengan Sarwendah Dipastikan Batal
Berita Terkini
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Kejagung Siap Hadapi...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Lodewyk Pusung Tersangka Kasus Tata Kelola MBG
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
Infografis
Jenderal Tertinggi AS:...
Jenderal Tertinggi AS: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved