Jumlah Paskibraka Tahun Ini Dipangkas, Menpora Minta Semangat Kemerdekaan Tidak Kendur
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:14 WIB
loading...
Menpora Zainudin Amali meninjau latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON), Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020). Foto/Kemenpora
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali meninjau latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( Paskibraka ) 2020 di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON), Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020). Menpora menyebut peringatan HUT RI tahun ini berbeda karena keberadaan pandemi virus Corona.
Didampingi Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin dan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam, Menpora menyaksikan langsung proses latihan penaikan dan penurunan bendera. Menpora Zainudin Amali juga memastikan kondisi delapan anggota Paskibraka dalam keadaan sehat. (Baca juga: Elektabilitas Prabowo Klimaks, Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Paslon)
Pelaksanaan latihan gabungan bersama TNI dan Polri tahun ini berbeda, karena dilakukan secara lebih ketat dengan adanya protokol kesehatan COVID-19. Delapan anggota Paskibraka tahun 2020 yang terlibat langsung dalam proses latihan semua menjalani tes kesehatan, mengenakan masker, dan saling menjaga jarak.
"Paskibraka menjalani latihan seperti biasa meskipun dengan jumlah yang berbeda dari tahun sebelumnya. Dan semua juga dibatasi," kata Menpora.
Meski berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, paskibraka diharapkan tetap semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia. Kata Zainudin, kemampuan beradaptasi dan rasa optimistis adalah kunci yang harus dipegang dalam kondisi seperti sekarang.
Didampingi Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin dan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam, Menpora menyaksikan langsung proses latihan penaikan dan penurunan bendera. Menpora Zainudin Amali juga memastikan kondisi delapan anggota Paskibraka dalam keadaan sehat. (Baca juga: Elektabilitas Prabowo Klimaks, Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Paslon)
Pelaksanaan latihan gabungan bersama TNI dan Polri tahun ini berbeda, karena dilakukan secara lebih ketat dengan adanya protokol kesehatan COVID-19. Delapan anggota Paskibraka tahun 2020 yang terlibat langsung dalam proses latihan semua menjalani tes kesehatan, mengenakan masker, dan saling menjaga jarak.
"Paskibraka menjalani latihan seperti biasa meskipun dengan jumlah yang berbeda dari tahun sebelumnya. Dan semua juga dibatasi," kata Menpora.
Meski berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, paskibraka diharapkan tetap semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia. Kata Zainudin, kemampuan beradaptasi dan rasa optimistis adalah kunci yang harus dipegang dalam kondisi seperti sekarang.
Lihat Juga :