Hanura Siapkan Alat Canggih untuk Memantau Pergerakan Suara di TPS
Minggu, 21 Januari 2024 - 00:59 WIB
loading...
A
A
A
"Ada 1.600.000 Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita siap ditugaskan untuk bertarung mengawal suara Pemilu 2024 baik tingkat pemilihan legislatif maupun pilpres dari tingkat desa sampai nasional kita tidak mau ada kecurangan dalam Pemilu 2024 ini, dan kita akan menempatkan setiap TPS dua orang," kata mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dalam acara yang diikuti ratusan kader dan saksi yang akan bertugas di 38 provinsi itu.
"Kemudian setiap hasil perhitungan suara semua formilir diupload dan dinput ke dapur perhitungan. Dapur perhitungan ini secara berjenjang, ada di kabupaten/kota yang bernama saksi cabang, kemudian dia naik ke daerah provinsi, setelah itu naik ke Badan D Nasional," sambungnya.
Dia menerangkan, kantor pusat BSN itu nantinya menjadi sentral untuk menghimpun semua pemungutan suara di seluruh TPS sekaligus akan memantau pergerakan suara secara real count. Benny mengungkapkan, sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di bidangnya disiapkan untuk memantau dengan sistem yang canggih, sehingga tidak ada celah-celah sedikit pun lawan politik melakukan kecurangan.
Kata Benny, hal tersebut dilakukan Hanura untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan di pesta demokrasi lima tahunan, dinodai dengan cara-cara culas, sebagaimana isu yang marak beredar di ruang publik. "Ini era digitalisasi kita punya IT, SDM yang sangat ahli di IT, di mana setiap saksi di TPS nanti wajib memegang formulir C1, ini dokumen resmi hasil perhitungan suara,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dokumen C1 ini nantinya difoto kemudian dikirim ke cabang BSN sampai ke nasional. Selain itu, di dapur nasional mereka juga akan melakukan input.
"Kemudian setiap hasil perhitungan suara semua formilir diupload dan dinput ke dapur perhitungan. Dapur perhitungan ini secara berjenjang, ada di kabupaten/kota yang bernama saksi cabang, kemudian dia naik ke daerah provinsi, setelah itu naik ke Badan D Nasional," sambungnya.
Dia menerangkan, kantor pusat BSN itu nantinya menjadi sentral untuk menghimpun semua pemungutan suara di seluruh TPS sekaligus akan memantau pergerakan suara secara real count. Benny mengungkapkan, sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di bidangnya disiapkan untuk memantau dengan sistem yang canggih, sehingga tidak ada celah-celah sedikit pun lawan politik melakukan kecurangan.
Kata Benny, hal tersebut dilakukan Hanura untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan di pesta demokrasi lima tahunan, dinodai dengan cara-cara culas, sebagaimana isu yang marak beredar di ruang publik. "Ini era digitalisasi kita punya IT, SDM yang sangat ahli di IT, di mana setiap saksi di TPS nanti wajib memegang formulir C1, ini dokumen resmi hasil perhitungan suara,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dokumen C1 ini nantinya difoto kemudian dikirim ke cabang BSN sampai ke nasional. Selain itu, di dapur nasional mereka juga akan melakukan input.
Lihat Juga :