Lindungi Perajin Batik Lokal, Ganjar Bakal Pertimbangkan Batasi Impor Batik dari China

Rabu, 17 Januari 2024 - 13:48 WIB
loading...
Lindungi Perajin Batik...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menemui perajin batik di Desa Kebonsari, Karangdadap, Pekalongan, Jawa Tengah. Foto/MPI/dinar fitra magiszha
A A A
JAWA TENGAH - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo bakal mempertimbangkan kebijakan pembatasan impor batik dari China. Banyak perajin batik yang mengeluhkan impor batik dari China yang membuat kelestarian dan eksistensi produk batik lokal berkurang.

Hal itu diungkapkan Ganjar seusai bertemu pengusaha muda, pelaku UMKM dan tokoh masyarakat di Desa Kebonsari, Karangdadap, Pekalongan, Jawa Tengah.

Seperti diketahui, Pekalongan telah lama menjadi sentra batik terkenal di seluruh Indonesia hingga mancanegara. "Yang sekarang dikeluhkan adalah munculnya batik dari China, karena harganya jatuh," ujar Ganjar Selasa (16/1/2024).

Baca juga: Ganjar Nginap di Pesantren Assasul Huda Batang, Pengasuh: Beliau Ini Kesayangan Mbah Maimoen

Berdasarkan temuan itu, Ganjar mengaku bakal mempertimbangkan kebijakan pembatasan impor batik dari luar negeri, khususnya China agar kesejahteraan perajin batik lokal terjamin.

Untuk jangka panjang, Ganjar menyebutkan harapannya kelestarian batik lokal bisa terus dijaga oleh generasi penerus bangsa. "Saya kira memang perlu dipertimbangkan betul agar pembatasan impornya dilakukan," ucapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Majukan UMKM, Rumah...
Majukan UMKM, Rumah Batik TBIG Gandeng Desainer Ciptakan Batik Anak Muda
Program Desa Sejahtera...
Program Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Produksi Batik Masyarakat Singkawang
Unpak Bogor Bantu UMKM...
Unpak Bogor Bantu UMKM Batik Kemang Naik Kelas lewat Pelatihan Digital Marketing
Rekomendasi
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Berita Terkini
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved