Di Hadapan Diaspora AS, Mahfud MD: Pilih Capres-Cawapres Berdasarkan Rekam Jejak
Senin, 15 Januari 2024 - 20:22 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD mengatakan, akan tetap mempertahankan kredibilitas dan tetap kritis jika nanti terpilih di Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (Cawapres) Mahfud MD mengatakan, akan tetap mempertahankan kredibilitas dan tetap kritis jika nanti terpilih bersama Capres Ganjar Pranowo. Karena dia telah membangun karier dan reputasi selama 24 tahun mengabdi di pemerintahan dan berjuang mempertahankan demokrasi.
Dengan rekam jejaknya yang jelas, maka Mahfud percaya diri untuk menerima tugas tersebut. “Sebelum saya jadi pejabat, sejak 1978, mahasiswa tingkat 1 sudah demo. Kemudian 1998 ketika Pak Harto jatuh, masuk ke demokrasi, saya masuk ke pemerintahan,“ kata Mahfud saat berdialog dengan diaspora di Amerika Serikat via zoom (15/1/2024).
Mahfud menyampaikan untuk menentukan pilihan dalam pilpres mendatang, jangan hanya melihat pada visi-misi kandidat. Yang membedakan ketiga paslon kandidat yakni rekam jejaknya.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Penegakan Hukum Indonesia Harus Konsisten
“Paslon nomor satu, dua, dan tiga, kalau dibaca visi dan misinya itu, sama bagusnya, sama luar biasanya, sama kualitasnya, karena itu disusun oleh tim pakar yang luar biasa. Tetapi saya hanya katakan gini, apakah visi misi yang ditulis bisa dikonfirmasi oleh rekam jejak? Masyarakat harus menilai rekam jejak atau track record-nya,” tegas mantan Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu.
Dengan rekam jejaknya yang jelas, maka Mahfud percaya diri untuk menerima tugas tersebut. “Sebelum saya jadi pejabat, sejak 1978, mahasiswa tingkat 1 sudah demo. Kemudian 1998 ketika Pak Harto jatuh, masuk ke demokrasi, saya masuk ke pemerintahan,“ kata Mahfud saat berdialog dengan diaspora di Amerika Serikat via zoom (15/1/2024).
Mahfud menyampaikan untuk menentukan pilihan dalam pilpres mendatang, jangan hanya melihat pada visi-misi kandidat. Yang membedakan ketiga paslon kandidat yakni rekam jejaknya.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Penegakan Hukum Indonesia Harus Konsisten
“Paslon nomor satu, dua, dan tiga, kalau dibaca visi dan misinya itu, sama bagusnya, sama luar biasanya, sama kualitasnya, karena itu disusun oleh tim pakar yang luar biasa. Tetapi saya hanya katakan gini, apakah visi misi yang ditulis bisa dikonfirmasi oleh rekam jejak? Masyarakat harus menilai rekam jejak atau track record-nya,” tegas mantan Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu.
Lihat Juga :