Hadiri Kebaktian, Mahfud Minta Jemaat GBI Kota Medan Pilih Pakai Hati Nurani
Minggu, 14 Januari 2024 - 14:04 WIB
loading...
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menghadiri kebakitan di Gereja Bathel Indonesia (GBI) Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Foto/MPI/muhammad fadli purnama
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menghadiri kebakitan di Gereja Bathel Indonesia (GBI) Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Mahfud meminta kepada jemaat untuk memilih pemimpin menggunakan hati nurani.
Mahfud menegaskan saat ini banyak oknum yang memberi tekanan untuk memilih pasangan calon (paslon) tertentu. Menurutnya, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang tidak boleh dicoreng dengan hal semacam itu.
Bahkan, Mahfud menegaskan, tidak berani untuk mengatakan masyarakat pantas memilihnya. Itu semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menilai sejauh mana kinerjanya dan track racord yang dimilikinya.
Baca juga: Mahfud MD: Pemilu 2024 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Musuh
“Semua punya alat untuk menilai siapa yang dipilih. Saya sendiri enggak berani mengatakan saya cocok untuk dipilih. Saya katakan kembali saja ke hati nurani. Semau warga negara punya hak menentukan pilihan dengan bebas,” kata Mahfud di GBI Selecta, Minggu (14/1/2024).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga menegaskan pesan yang disampaikannya adalah mengenai kebangsaan. Menurutnya, masyarakat harus tetap bersatu di tengah perbedaan pilihan.
Baca juga: Nyawa Jenderal Kopassus Ini Bakal Melayang Jika 1 Menit Terlambat Pindah Tempat saat Operasi Timtim
Mahfud menegaskan saat ini banyak oknum yang memberi tekanan untuk memilih pasangan calon (paslon) tertentu. Menurutnya, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang tidak boleh dicoreng dengan hal semacam itu.
Bahkan, Mahfud menegaskan, tidak berani untuk mengatakan masyarakat pantas memilihnya. Itu semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menilai sejauh mana kinerjanya dan track racord yang dimilikinya.
Baca juga: Mahfud MD: Pemilu 2024 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Musuh
“Semua punya alat untuk menilai siapa yang dipilih. Saya sendiri enggak berani mengatakan saya cocok untuk dipilih. Saya katakan kembali saja ke hati nurani. Semau warga negara punya hak menentukan pilihan dengan bebas,” kata Mahfud di GBI Selecta, Minggu (14/1/2024).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga menegaskan pesan yang disampaikannya adalah mengenai kebangsaan. Menurutnya, masyarakat harus tetap bersatu di tengah perbedaan pilihan.
Baca juga: Nyawa Jenderal Kopassus Ini Bakal Melayang Jika 1 Menit Terlambat Pindah Tempat saat Operasi Timtim
Lihat Juga :