Mahfud MD: Banyak Kasus Libatkan Oknum Polisi, Buat Masyarakat Hilang Kepercayaan

Rabu, 05 Februari 2025 - 12:58 WIB
loading...
Mahfud MD: Banyak Kasus...
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai banyaknya kasus yang melibatkan oknum anggota Polri, membuat masyarakat hilang kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai banyaknya kasus yang melibatkan oknum anggota Polri, membuat masyarakat hilang kepercayaan terhadap institusi kepolisian.

Diketahui, beberapa bulan ke belakang terdapat sejumlah kasus dengan pelaku oknum kepolisian, seperti pemerasan oleh anggota terhadap penonton DWP asal Malaysia, hingga pemerasan tersangka kasus pembunuhan oleh mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel).

"Ya, yang terjadi ya seperti yang anda katakan tadi, banyak kerusakan atau destruksi yang dilakukan oleh katakanlah oknum ya, memang susah kalau tidak mengatakan oknum karena instsitusi nda mungkin membuat kebijakan yang destruktif," kata Mahfud dalam podcast 'Terung Terang' yang diunggah akun YouTube miliknya, dikutip Rabu (5/2/2025).

"Banyak yang dilakukan sehingga masyarakat sekarang merasa hilang kepercayaan kepada Polri ya," sambungnya.

Baca juga: Dugaan Pemerasan, AKBP Bintoro dkk Jalani Sidang Etik 7 Februari 2025

Pakar Hukum Tata Negara ini mengatakan, dirinya melihat sendiri bagaimana respons masyarakat terhadap kasus yang melibatkan oknum polisi, melalui komentar di sosial media (sosmed).

"Hasil survei atau mungkin orang kalau hasil survei terlalu mewah meskipun itu benar, ya kita baca aja peristiwa setiap hari di medsos, media konvensional dan lain-lain, kita menemukan kerusakan moral yang berakibat pada munculnya tindakan kriminil di lingkungan pejabat Polri atau oknum Polri," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Rekomendasi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Berita Terkini
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved