Kemenkumham: China Penyumbang WNA Terbanyak Pemohon Izin Tinggal di Indonesia

Jum'at, 12 Januari 2024 - 18:08 WIB
loading...
Kemenkumham: China Penyumbang...
Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengatakan, China negara penyumbang WNA terbanyak pemohon izin tinggal di Indonesia. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyebut Cina menjadi negara penyumbang Warga Negara Asing (WNA) pemohon izin tinggal terbanyak di semua kategori visa.

Diketahui, terdapat tiga izin tinggal yang dikeluarkan Ditjen Imigrasi, yakni Izin Tinggal Kunjungan (ITK), Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan Izin Tinggal Tetap (ITAP).

Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim menyebut telah menerbitkan ITK sebanyak 295.960 pemohon. Jumlah tersebut didominasi ITK dengan bisa kunjungan pembicaraan bisnis 101.608 penerbitan dan visa on arrival 97.891 penerbitan.

Baca juga: Imigrasi Jakarta Barat Tangkap Buronan Asal China di Taman Sari

Kemudian untuk ITAS, didominasi tenaga ahli 53.666 penerbitan dan tenaga kerja asing bidang perindustrian 34.717 penerbitan. Selanjutnya, berupa penyatuan keluarga sebagai tujuan penerbitan ITAP terbanyak 1.241 penerbitan dan penanam modal 575 penerbitan.

Baca juga: Kantor Imigrasi Semarang Deportasi 31 WNA, Terbanyak China

Dari tiga kategori tersebut, Silmy menyebutkan China mendominasi pemohon izin tinggal WNA di Indonesia. "Pada 2023, Cina menjadi negara penyumbang warga negara asing pemohon izin tinggal terbanyak di semua kategori (ITK, ITAS dan ITAP)," kata Silmy Karim dalam Kaleidoskop Ditjen Imigrasi 2023 dan Kebijakan Keimigrasian Terbaru, Jumat (12/1/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved