BG: Kerja Sama RI-China Mengacu UNCLOS 1982, Tak Berdampak pada Kedaulatan Natuna Utara

Kamis, 14 November 2024 - 14:22 WIB
loading...
BG: Kerja Sama RI-China...
Menko Polkam Budi Gunawan (BG) menegaskan, kerja sama Indonesia-China mengacu pada UNCLOS 1982. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan (BG) menegaskan, kerja sama Indonesia-China tidak akan berdampak pada kedaulatan di Natuna Utara. Sebab kerja sama tersebut mengacu pada UNCLOS 1982.

"Kerja sama Indonesia dan China tidak akan berdampak pada kedaulatan dan yurisdiksi kita terutama di Laut Natuna Utara sebagaimana yang diisukan itu," kata BG di Kantor Bea Cukai, Jakarta Timur, Kamis (14/11/2024).

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini menegaskan, kerja sama bilateral kedua negara tersebut berpedoman pada UU Nomor 17 Tahun 1985 yang merupakan ratifikasi dari UNCLOS 1982.



"Prinsip yang ditekankan dalam kerja sama ini adalah saling menghormati, kesetaraan, saling menguntungkan sesuai dengan peraturan negara masing-masing," ujar BG.

Kesepakatan kerja sama Indonesia-China tersebut, kata BG merupakan sebuah terobosan dari Presiden Prabowo Subianto dalam menurunkan tensi ketegangan di Laut Natuna Utara.

"Itu terobosan baru untuk menciptakan kestabilan di kawasan dengan membentuk joint operasion. Jadi tidak saling curiga tetapi kerja sama dalam rangka mengikat semua pihak. Titik tekannya kemarin lebih banyak di bidang ekonomi khususnya di bidang perikanan konservasi perikanan " ucapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Posko Pengamanan...
Tinjau Posko Pengamanan Idulfitri, Menko Polkam: Utamakan Pendekatan Humanis
Prabowo dan Menlu Prancis...
Prabowo dan Menlu Prancis Perkuat Kerja Sama Pertahanan dan Modernisasi Alutsista
Menko Polkam: Polri...
Menko Polkam: Polri Dirikan 1.738 Pos Pengamanan Sepanjang Jalur Mudik Lebaran
554 WNI Korban Online...
554 WNI Korban Online Scam Dipulangkan, Menko Polkam: Pelaku TPPO Bakal Diproses Hukum
554 WNI Korban Online...
554 WNI Korban Online Scam di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia
554 WNI Korban Online...
554 WNI Korban Online Scam di Myanmar Disiksa, Menko Polkam: Ada Ancaman Organ Tubuh Mau Dicopot!
Budi Gunawan: RUU TNI...
Budi Gunawan: RUU TNI Batasi Wewenang Militer di Instansi Sipil
Kepala BNPT: Kami Berperan...
Kepala BNPT: Kami Berperan Melindungi Pekerja Migran Indonesia dari Ideologi Kekerasan
Menko Polkam Bentuk...
Menko Polkam Bentuk Desk Penanganan Karhutla dan Pelindungan Pekerja Migran
Rekomendasi
Siapakah Lee Chan Hee?...
Siapakah Lee Chan Hee? The Idol Trainee yang Berkencan dengan Kim Sae Ron
Strategi Hemat Biaya...
Strategi Hemat Biaya untuk Tiket Pesawat dalam Perjalanan Bisnis
It’s Family Time!...
It’s Family Time! Cek Rekomendasi Destinasi Seru ala Gen-Z di Eksplorazi GTV!
Berita Terkini
Serambi MyPertamina...
Serambi MyPertamina Hadir di KM 43 Tol Merak-Jakarta, Pemudik Bisa Cukur dan Pijat Gratis
36 menit yang lalu
Nasdem Hormati Keputusan...
Nasdem Hormati Keputusan Jokowi jika Bergabung dengan PSI
2 jam yang lalu
Prabowo Panggil Gubernur...
Prabowo Panggil Gubernur Lemhannas ke Istana, Ada Apa?
4 jam yang lalu
Kisah Ridwan Kamil Merancang...
Kisah Ridwan Kamil Merancang Masjid Raya Al-Jabbar hingga Klaim Bantuan ke NU Rp1 Triliun
5 jam yang lalu
Deretan Dirlantas Polda...
Deretan Dirlantas Polda yang Dimutasi Kapolri Jelang Idulfitri 2025, Berikut Ini Penggantinya
5 jam yang lalu
Nasib Pengawas Sekolah...
Nasib Pengawas Sekolah di Ujung Tanduk?
6 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Sananta Tak...
3 Alasan Sananta Tak Dipanggil Timnas Lawan Bahrain dan China
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved