Survei Ipsos, 74 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi
Rabu, 10 Januari 2024 - 18:30 WIB
loading...
Sebanyak 74 persen masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Data ini terungkap lewat survei yang dilakukan lembaga survei Ipsos Public Affairs. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 74 persen masyarakat puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Data ini terungkap lewat survei yang dilakukan lembaga survei Ipsos Public Affairs.
"Jika kita mengaitkan kenaikan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma’ruf saat ini, dari 65 persen di bulan November menjadi 74 persen di bulan Desember," kata pengamat politik dan peneliti senior Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam dalam paparannya di Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Atas kondisi tersebut, kata Arif, para paslon capres-cawapres yang dianggap bisa melanjutkan sejumlah pembangunan dan program Jokowi-Ma'ruf Amin akan mendapat dampak positif.
"Maka hal ini bisa dibaca bahwa siapa pun paslon capres-cawapres yang dianggap melanjutkan program-program kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf besar kemungkinan akan mendapatkan Jokowi effect dalam hal elektabilitas," ucap Arif.
Baca juga: Survei Sebut Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Meningkat
Sementara, di tengah hiruk pikuk Pilpres 2024 tinggal hitungan minggu, dinamika pemilih mengalami pergeseran dan berdampak pada peta kompetisi elektoral yang signifikan.
Pilpres kali ini, kata Arif, efek Jokowi makin nyata karena menurut data Ipsos elektabilitas Prabowo-Gibran mengalami peningkatan. Terutama pemilih Jokowi-Ma’ruf 2019 makin besar mendukung pasangan calon nomor dua ini.
"Jika kita mengaitkan kenaikan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah Jokowi-Ma’ruf saat ini, dari 65 persen di bulan November menjadi 74 persen di bulan Desember," kata pengamat politik dan peneliti senior Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam dalam paparannya di Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Atas kondisi tersebut, kata Arif, para paslon capres-cawapres yang dianggap bisa melanjutkan sejumlah pembangunan dan program Jokowi-Ma'ruf Amin akan mendapat dampak positif.
"Maka hal ini bisa dibaca bahwa siapa pun paslon capres-cawapres yang dianggap melanjutkan program-program kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf besar kemungkinan akan mendapatkan Jokowi effect dalam hal elektabilitas," ucap Arif.
Baca juga: Survei Sebut Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi Meningkat
Sementara, di tengah hiruk pikuk Pilpres 2024 tinggal hitungan minggu, dinamika pemilih mengalami pergeseran dan berdampak pada peta kompetisi elektoral yang signifikan.
Pilpres kali ini, kata Arif, efek Jokowi makin nyata karena menurut data Ipsos elektabilitas Prabowo-Gibran mengalami peningkatan. Terutama pemilih Jokowi-Ma’ruf 2019 makin besar mendukung pasangan calon nomor dua ini.
Lihat Juga :