Ganjar-Mahfud Bertekad Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Sabtu, 06 Januari 2024 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
"Risetnya sudah sampai 12 ton, tapi itu riset. Kalau saja bisa meningkatkan sampai 7 ton saja, maka produksi kita sudah luar biasa," ujarnya.
Ganjar melanjutkan, Indonesia perlu memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan dalam situasi konflik atau perang. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global.
"Kita harus memastikan bahwa suplai pangan kita berkelanjutan, terutama dalam situasi konflik atau perang. Ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global," kata mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.
Krisis pangan merupakan ancaman global yang perlu segera diatasi. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), sebanyak 828 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2021. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,1 miliar orang pada 2030.
Karena itu, Ganjar-Mahfud berkomitmen akan melanjutkan program food estate dari Pemerintahan Jokowi, meski program itu gagal total hingga periode kedua Presiden Jokowi.
Ganjar melanjutkan, Indonesia perlu memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan dalam situasi konflik atau perang. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global.
"Kita harus memastikan bahwa suplai pangan kita berkelanjutan, terutama dalam situasi konflik atau perang. Ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global," kata mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.
Krisis pangan merupakan ancaman global yang perlu segera diatasi. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), sebanyak 828 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2021. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,1 miliar orang pada 2030.
Karena itu, Ganjar-Mahfud berkomitmen akan melanjutkan program food estate dari Pemerintahan Jokowi, meski program itu gagal total hingga periode kedua Presiden Jokowi.
(maf)
Lihat Juga :