Ganjar-Mahfud Bertekad Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Sabtu, 06 Januari 2024 - 21:29 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Bertekad...
Capres Ganjar Pranowo berbincang dengan petani di Desa Kutukan, Randublatung, Blora, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024). Foto/TPN Ganjar-Mahfud
A A A
JAKARTA - Pasangan capres-cawapres nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Target itu sangat mungkin diwujudkan karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, lahan pertanian luas, dan iklim yang cocok dengan semua jenis tanaman pangan.

"Indonesia punya potensi menjadi lumbung pangan dunia. Di ASEAN, ada Vietnam, Thailand, dan Indonesia yang punya kemampuan untuk itu," kata Ganjar dalam keterangannya dikutip, Sabtu (6/1/2024).

Untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, kata Ganjar, diperlukan modernisasi dan mekanisasi pertanian. Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan pupuk dan benih berkualitas.

Baca juga: Strategi Ganjar-Mahfud MD Menangkan Pilpres 2024

Data menunjukkan, produksi beras Indonesia sudah mencapai 5,9 ton per hektare. Menurut Ganjar, angka tersebut masih bisa ditingkatkan menjadi sekitar 7 ton per hektare.

"Risetnya sudah sampai 12 ton, tapi itu riset. Kalau saja bisa meningkatkan sampai 7 ton saja, maka produksi kita sudah luar biasa," ujarnya.

Ganjar melanjutkan, Indonesia perlu memastikan pasokan pangan yang berkelanjutan dalam situasi konflik atau perang. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global.

"Kita harus memastikan bahwa suplai pangan kita berkelanjutan, terutama dalam situasi konflik atau perang. Ini penting untuk menjaga stabilitas pangan global," kata mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

Krisis pangan merupakan ancaman global yang perlu segera diatasi. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), sebanyak 828 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2021. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,1 miliar orang pada 2030.

Karena itu, Ganjar-Mahfud berkomitmen akan melanjutkan program food estate dari Pemerintahan Jokowi, meski program itu gagal total hingga periode kedua Presiden Jokowi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
PKB Desak Pemerintah...
PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir demi Selamatkan Lumbung Pangan Nasional
Belajar dari Bencana...
Belajar dari Bencana Sumatera, Prabowo Minta Kepala Daerah Siapkan Lumbung Desa
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
PSN Lumbung Pangan di...
PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved