Sekolah di Zona Kuning Harus Menenangkan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:27 WIB
loading...
A A A
Sudah pasti sekolah di zona kuning tidak akan bisa sempurna. Namun, hal itu jangan sampai membuat cara berpikir kita lantas kaku dengan ngotot memberlakukan sekolah harus berbasis online, namun sejatinya memiliki dampak yang lebih buruk. Ketika kesempurnaan itu tak mungkin terwujud, bukan lantas ingin menghilangkan seluruhnya, termasuk akses atau kesempatan anak belajar. Ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu, demikian seperti kaidah fikih memberikan pedoman dalam istinbath suatu hukum.

Situasi di lapangan faktanya tidak bisa disamaratakan. Tak sekadar pada daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), sekolah online bahkan menjadi persoalan di zona hijau sekalipun. Zona kuning atau merah pun tidak lantas harga mati menjadi daerah larangan sekolah tatap muka. Benarkah penentuan zona itu berbasis fakta terkini? Bisa jadi pembagian zona hanya membagi per data di wilayah provinsi, kabupaten/kota, bukan per RT atau RW. Sebab, bagi sekolah yang lingkup terbatas dan kecil, tentu tidak tepat jika didasarkan pada penentuan zona berbasis kabupaten/kota.

Yang terpenting justru bagaimana kebijakan ini dipahami sebagai bentuk alternatif model pembelajaran di tengah kondisi darurat saat ini. Lebih dari itu, pengelola sekolah juga dituntut untuk sangat hati-hati sebelum membuka kelas. Penerapan protokol kesehatan dengan maksimal, simulasi yang matang, dan dialog dengan orang tua siswa serta stakeholder lain adalah sebuah keharusan. Dengan cara demikian, sekolah tatap muka diyakini akan menghadirkan rasa ketenangan dan kenyamanan banyak pihak, bukan syak wasangka atau kecurigaan berlebihan.

Kolaborasi di tengah pandemi saat ini menjadi kunci. Pun demikian, aparat pemerintah di level bawah juga dituntut proaktif berkomunikasi dengan pengelola sekolah atau wali murid. Sebab, kerapkali macetnya kebijakan (policy dissonance) justru bukan pada persoalan pada isi, tapi tersendatnya pemahaman dan komunikasi.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Berita Terkini
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved