Jenguk Relawan Korban Penganiayaan di Boyolali, Ganjar Sampaikan Pesan Ini
Senin, 01 Januari 2024 - 06:17 WIB
loading...
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang menjadi korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). Foto/TPN Ganjar-Mahfud
A
A
A
BOYOLALI - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang menjadi korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). Atas peristiwa itu, ia menegaskan tidak ada yang boleh yang mengatasnamankan apa pun dengan semena-mena.
"Saya kira hanya pengadilan yang bisa memutuskan dengan baik agar menjadi peringatan untuk kita semua. Saya datang ke sini sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dia pendukung saya. Tapi saya juga mengingatkan para pendukung saya, untuk tertib mengikuti seluruh aturan,” tegas Ganjar, Minggu (31/12/2023).
Menurut Ganjar, setiap pendukung adalah anggota keluarga besar Ganjar-Mahfud . Tindak kekerasan terhadap satu orang anggota keluarga adalah kekerasan bagi seluruh keluarga besar Ganjar-Mahfud.
Oleh karenanya, Ganjar menginstruksikan jajaran Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud untuk melakukan langkah-langkah konkret seperti mendampingi para korban dengan bantuan hukum dan dukungan maksimal.
"Biaya perawatan para korban kami tanggung semua. Sudah diurus teman-teman. Teman-teman di Boyolali kompak. Soal seperti itu langsung diberesi," tegas Ganjar.
Baca Juga: Dandim Boyolali Pastikan Pelaku Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud Diproses Hukum
“Siapa pun tidak boleh mengatasnamakan apa pun dengan semena-mena. Kami akan urus itu. Dan kami mengkomunikasikan, teman-teman di Jakarta sudah bicara dengan Panglima TNI, KSAD, saya juga sudah berkomunikasi dengan Pak Pangdam,” tambahnya.
"Saya kira hanya pengadilan yang bisa memutuskan dengan baik agar menjadi peringatan untuk kita semua. Saya datang ke sini sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dia pendukung saya. Tapi saya juga mengingatkan para pendukung saya, untuk tertib mengikuti seluruh aturan,” tegas Ganjar, Minggu (31/12/2023).
Menurut Ganjar, setiap pendukung adalah anggota keluarga besar Ganjar-Mahfud . Tindak kekerasan terhadap satu orang anggota keluarga adalah kekerasan bagi seluruh keluarga besar Ganjar-Mahfud.
Oleh karenanya, Ganjar menginstruksikan jajaran Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud untuk melakukan langkah-langkah konkret seperti mendampingi para korban dengan bantuan hukum dan dukungan maksimal.
"Biaya perawatan para korban kami tanggung semua. Sudah diurus teman-teman. Teman-teman di Boyolali kompak. Soal seperti itu langsung diberesi," tegas Ganjar.
Baca Juga: Dandim Boyolali Pastikan Pelaku Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud Diproses Hukum
“Siapa pun tidak boleh mengatasnamakan apa pun dengan semena-mena. Kami akan urus itu. Dan kami mengkomunikasikan, teman-teman di Jakarta sudah bicara dengan Panglima TNI, KSAD, saya juga sudah berkomunikasi dengan Pak Pangdam,” tambahnya.
Lihat Juga :