KLH: Bahaya Polusi Plastik Jadi Sorotan di INC-5 Korea Selatan
Rabu, 01 Januari 2025 - 13:29 WIB
loading...
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahaya sampah plastik pada INC-5 di Busan, Korea Selatan. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pascapelaksanaan Putaran Kelima The Intergovernmental Negotiating Committee on Plastic Pollution (INC-5) di Busan, Korea Selatan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyampaikan berbagai poin penting terkait bahaya sampah plastik yang menjadi perhatian global.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi termasuk polusi plastik baik di daratan maupun lautan merupakan isu lingkungan hidup global yang saling terkait.
"Permasalahan ini disebabkan pola konsumsi dan produksi yang tidak berkelanjutan," ujar Hanif, Selasa (31/12/2024).
Baca juga: Awas, Bahaya Sampah Plastik dan Bekas APD
Menurut laporan United Nations Environment Programme (UNEP), jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik berpotensi meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2040 jika tidak ada upaya pencegahan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi termasuk polusi plastik baik di daratan maupun lautan merupakan isu lingkungan hidup global yang saling terkait.
"Permasalahan ini disebabkan pola konsumsi dan produksi yang tidak berkelanjutan," ujar Hanif, Selasa (31/12/2024).
Baca juga: Awas, Bahaya Sampah Plastik dan Bekas APD
Menurut laporan United Nations Environment Programme (UNEP), jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik berpotensi meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2040 jika tidak ada upaya pencegahan.
Lihat Juga :