Jokowi Sebut Pemilu 2024 Sangat Kompleks: Keteledoran Teknis Bisa Berimplikasi Politis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 11:39 WIB
loading...
Jokowi Sebut Pemilu...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023). Foto/MPI/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa Pemilu 2024 sangat kompleks. Dia mengingatkan penyelenggara pemilu untuk hati-hati karena keteledoran teknik bisa berimplikasi politis.

“Memang pemilu tahun 2024 ini sangat kompleks, ini pemilu serentak, pilpres, DPR, DPR, DPRD, provinsi, kabupaten, dan kota,” ujar Jokowi pada Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023).

Baca juga: 45 Hari Jelang Pemilu 2024, Jokowi: Waktunya Sudah Dekat, Semua Harus Siap

Jokowi mengatakan Pemilu 2024 kali ini melibatkan 204.807.222 orang di 38 provinsi, 514 kab/kota, 7.277 kecamatan, dan 83.771 desa. Bahkan, melibatkan 18 partai politik nasional dan 6 partai lokal Aceh.

“Kita bisa bayangkan betapa sangat kompleks pemilu kita ini. Sangat kompleks sekali,” kata Jokowi.

“Dan semua ini adalah perintah UU harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sehingga kita harus pastikan tata kelola baik, kesiapan petugas juga harus baik, ketersediaan logistik juga harus baik, distribusi logistik harus baik, dan kesiapan sistem dan teknologi harus baik. Jangan sampai ada yang tercecer satupun semua harus baik,” sambung Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan tidak boleh ada yang salah termasuk aspek teknisnya. “Hati-hati mengenai ini hal-hal kecil harus kita perhatikan secara detail. Sebab keteledoran teknis bisa berimplikasi politis, berimplikasi politik, bisa merembet ke mana-mana yang dapat mengganggu kondusivitas negara, dapat mengganggu legitimasi kita.

Baca juga: 3 Panglima Kodam yang Belum Genap Sebulan Menjabat, Teratas Eks Perisai Hidup Jokowi

“Sehingga saya mengajak jaminan kehandalan sistem informasi dan perangkat penunjang pemilu harus berfungsi dengan baik harus transparan terbuka jangan sampai terjadi peretasan hati-hati mengenai ini. Sekali lagi karena ini bisa berimplikasi politis, bisa berimplikasi politik,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved