Hapus Kredit Macet Nelayan dan Petani, Mahfud MD: Negara Harus Hadir untuk Rakyat

Jum'at, 29 Desember 2023 - 23:59 WIB
loading...
Hapus Kredit Macet Nelayan...
Cawapres Mahfud MD memberikan keterangan kepada media usai menghadiri acara musyawarah kebangsaan bersama petani dan nelayan se-Banyuwangi di Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023). FOTO/MPI/DANANDAYA ARYA PUTRA
A A A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD siap memutihkan kredit macet bagi para nelayan dan petani bila nanti menang di Pilpres 2024. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan dan petani.

Hal itu disampaikan Mahfud MD dalam pidatonya saat menghadiri acara musyawarah kebangsaan bersama petani dan nelayan se-Banyuwangi di Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023). Dia mengaku, program itu sengaja diluncurkan karena banyak nelayan dan petani yang tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya dari melaut karena memiliki tanggungan.

"Nelayan dan petani kecil, mereka inilah yang akan jadi target utama Ganjar-Mahfud untuk dibantu menuju kesejahteraan atau kehidupan yang lebih layak. Kalau ingin nelayan sejahtera, maka negara harus hadir menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh rakyat sendiri," kata Mahfud.



Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu mengatakan, utang nelayan dan petani yang berkisar ratusan miliar, tidak sebanding dengan kerugian negara yang ditimbulkan akibat perilaku koruptif. Karena itu, pemutih kredit macet bagi nelayan dan petani bisa diwujudkan dengan komitmen melakukan pemberantasan korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Rekomendasi
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Berita Terkini
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved