Mahfud MD Sindir Rencana Gibran Naikkan Rasio Pajak: Hati-hati, Rakyat Itu Sensitif soal Pajak

Jum'at, 22 Desember 2023 - 21:43 WIB
loading...
Mahfud MD Sindir Rencana...
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengkritik rencana Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang ingin menaikkan rasio pajak (tax ratio) hingga 23%. Foto/YouTube KPU
A A A
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengkritik rencana Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang ingin menaikkan rasio pajak (tax ratio) hingga 23%. Menurut Mahfud, rakyat sangat sensitif apabila berbicara mengenai kenaikan pajak.

Maka dari itu, dia mengingatkan Gibran untuk berhati-hati. "Hati-hati loh, rakyat itu sensitif kalau pajak dinaikkan. Karena kita sudah berkali-kali menawarkan tax amnesty tidak jelas hasilnya, kemudian insentif pajak sudah ditawarkan juga tidak mau, karena diperas-peras juga jadi alat nego di kantor pajak," ujar Mahfud dalam Debat Cawapres di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).

Selain itu, dia juga menilai bahwa rencana kenaikan tax ratio hingga 23% ini tidak masuk akal. Pasalnya, dengan angka tersebut, angka pertumbuhan ekonomi bisa menembus 10%.

Baca juga: Mahfud MD Pertanyakan Cak Imin Mau Bangun 40 Kota Setara Jakarta: IKN Aja Investornya Baru Janji



Mahfud pun meminta Gibran untuk membedakan antara penerimaan pajak dan tax ratio. "Anda bicara soal 23%, 23% dari apa ini? Kalau anda bicara bahwa beda antara penerimaan pajak dan tax ratio, kalau persen kaitannya dengan PDB, apa 23% dari APBN atau apa?" cecar Mahfud.

Kalau angkanya 23% dari APBN, Mahfud menyebut bahwa itu salah, karena sekarang saja sudah 82% dari APBN. "Dengan tax ratio sekarang yang hanya 10,5%, sumbangan terhadap APBN itu 20%," tandasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved