Mahfud MD: IKN Bagus, Harus Kita Laksanakan sebagai Warisan Pak Jokowi
Jum'at, 22 Desember 2023 - 20:52 WIB
loading...
Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur harus dilaksanakan sebagai warisan dari Presiden Jokowi. FOTO/MPI/ARIF JULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara ( IKN ) Nusantara di Kalimantan Timur harus dilaksanakan sebagai warisan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mahfud mengatakan hal ini saat merespons pernyataan Cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka terkait IKN.
"Mas Gibran Saya sangat tertarik tentang IKN dan itu bagus harus kita laksanakan sebagai warisan dari Pak Jokowi," kata Mahfud saat debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
Meski begitu, Mahfud mengatakan, dia tergelitik anggaran untuk IKN itu hanya 20% dari APBN dan sisanya dari investor. "Sejauh yang kita baca sampai sekarang belum ada satu pun investor yang masuk ke sana. Coba kalau ada, kalau ada sebutkan misalnya 2 atau 1 gitu investor mana yang sudah masuk ke sana," katanya.
Baca juga: Gibran Bingung dengan Cak Imin soal IKN: Ikut Potong Tumpeng Sekarang Nolak
"Yang saya dengar justru ada ratusan ribu hektare tanah sudah dikuasai oleh pengusaha-pengusaha tertentu sekarang ini," kata Mahfud.
"Mas Gibran Saya sangat tertarik tentang IKN dan itu bagus harus kita laksanakan sebagai warisan dari Pak Jokowi," kata Mahfud saat debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
Meski begitu, Mahfud mengatakan, dia tergelitik anggaran untuk IKN itu hanya 20% dari APBN dan sisanya dari investor. "Sejauh yang kita baca sampai sekarang belum ada satu pun investor yang masuk ke sana. Coba kalau ada, kalau ada sebutkan misalnya 2 atau 1 gitu investor mana yang sudah masuk ke sana," katanya.
Baca juga: Gibran Bingung dengan Cak Imin soal IKN: Ikut Potong Tumpeng Sekarang Nolak
"Yang saya dengar justru ada ratusan ribu hektare tanah sudah dikuasai oleh pengusaha-pengusaha tertentu sekarang ini," kata Mahfud.
Lihat Juga :