Debat Capres Pertama: Anies dan Ganjar Ungguli Prabowo

Jum'at, 15 Desember 2023 - 18:05 WIB
loading...
A A A
Prabowo juga beberapa kali kehabisan waktu dan terlihat tak sabar untuk menjawab sebelum waktunya. Di sisi lain, Prabowo beberapa kali seolah kehabisan kata sehingga berhenti bicara sebelum waktu habis.

Sapaan dengan intonasi khusus Prabowo ke Anies : Mas Anies.. Mas Anies..atau Pak Anies..Pak Anies.. terasa kurang proper karena intonasinya terkesan meremehkan (underestimate). Prabowo seolah ingin menunjukan superior terhadap Anies, namun tidak demikian terhadap Ganjar. Terkesan diskriminatif karena tidak mendudukkan 2 lawan bicara secara setara.

Bahkan dalam tanggapan soal oposisi dibawa Prabowo ke wilayah personal, ketika bicara : "Saya mendukung Anda” dan “Anda ke rumah Saya" dan seterusnya. Anies pun langsung menyerang balik dengan mengatakan: "Pak Prabowo tidak tahan menjadi oposisi".

Momen ini merupakan salah satu best moment Anies yang membuat debat capres malam itu menjadi 'pecah' dan cuplikan balas berbalas soal oposisi itulah yang banyak dikutip di medsos. Berdasarkan laporan Drone Emprit, Anies paling banyak menjadi topik percakapan di media sosial. Drone Emprit menganalisa kata kunci di X (dulunya Twitter).

Sedangkan data dari Cakradata pasca debat menyebutkan, Anies paling banyak mendapat sentiment positif, yakni 62%, disusul Ganjar 57% dan Prabowo 41%. Sedangkan yang paling banyak mendapat sentiment negatif adalah Prabowo, yakni 26%, disusul Anies 7%, dan Ganjar 6%.

Baik Anies maupun Ganjar, ketika visi misi menyebut sejumlah nama. Namun tidak semua nama yang disebutkan langsung 'nyantol' di ingatan penonton. Banyak yang tidak paham dengan kasus mereka sehingga perlu googling terlebih dulu untuk mencari tahu kasusnya. Walaupun, ada disebutkan latar belakang atau kasusnya.

Penyebutan nama Ketua BEM UI Melki Sedek Huang sampai 2 kali oleh Ganjar (disebutkan saat visi misi dan closing statement), rasanya tidak perlu, mengingat magnitude kasusnya tidak besar dan tidak semua orang paham. Juga penyebutan 'ordal' oleh Anies ketika tanya jawab, mungkin hanya dipahami oleh generasi milenial dan anak muda. Next mungkin perlu menyebut kepanjangannya terlebih dahulu sebelum menyingkat.

Ketika closing, kata 'orang dalam' memang muncul, namun tanpa langsung digandengkan dengan kependekannya : 'ordal'. Tapi dengan banyaknya pengamat yang membahas pasca debat, mestinya 'misteri ordal’ bisa terpecahkan bagi yang belum paham.

Dalam debat para Capres juga berbeda-beda dalam penyebutan orang pertama: ada yang lebih dominan menyebut ‘Saya’, ada yang banyak menggunakan kata ‘Kami’, dan ada pula yang menggunakan ‘Kita’. Ke depan, penggunaan Saya perlu dimimalkan, mengingat capres satu paket dengan cawapres.

Dalam beberapa konteks, penggunaan Kita lebih baik daripada Kami, sebagai bentuk ajakan partisipasi rakyat. Closing statement Anies yang ditutup dengan: Wakanda No More, Indonesia Forever, merupakan best moment lainnya dari Anies dan menjadikan kemenangan debat ini miliknya.

Saya menganggap Anies unggul dalam debat kali ini karena relatif beberapa kali digedor dan dari substansi jawabannya serta aksi gedor baliknya. Sedangkan Ganjar unggul dari sisi gesture dan ekspresi serta menjalankan mekanisme debat juga pemanfaatan waktu dalam merespons tanggapan.

Namun karena posisinya relatif ‘aman’, amunisinya terasa belum ke luar secara maksimal. Karena dalam debat pertama ini, posisi Ganjar terkesan diuntungkan sebab relatif minim serangan menohok dari kedua Capres lainnya. Ganjar seolah diposisikan sebagai 'kawan bersama'.

Sedangkan sebagai kandidat yang sudah beberapa kali ikut debat capres, performa Prabowo belum sesuai ekspektasi karena secara substansi tidak kuat. Prabowo seolah terjebak pada fokus menyerang Anies yang diawali dengan sapaan : Mas Anies..Mas Anies..yang terkesan meremehkan dan mestinya tidak dilontarkan lagi di debat capres mendatang. Semoga tulisan ini dapat dimanfaatkan oleh semua paslon untuk debat mendatang.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Pakar Komunikasi Nilai...
Pakar Komunikasi Nilai Kepemimpinan Prabowo Berhasil Bangun Optimisme dan Kepercayaan Publik
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Rekomendasi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Infografis
Besaran Gaji dan Tunjangan...
Besaran Gaji dan Tunjangan Hakim Sebelum Dinaikkan Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved