Pengamat Prediksi Hanya 2 Poros Koalisi Muncul di Pilpres 2019
Selasa, 23 Januari 2018 - 21:02 WIB
Pengamat Prediksi Hanya 2 Poros Koalisi Muncul di Pilpres 2019
A
A
A
JAKARTA - Dua poros koalisi besar dinilai akan muncul dalam Pilpres 2019. Hal itu sebagai buntut dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan ambang batas pengajuan presiden (presidential threshold) sebesar 20%.
Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego mengatakan, tingginya angka ambang batas pengajuan presiden menyulitkan partai politik dalam mengajukan calon presiden 2019, kecuali berkoalisi.
Indria memprediksi ada dua koalisi yang akan terbentuk, yakni koalisi incumbent mengusung Joko Widodo (Jokowi) dan koalisi pengusung Prabowo Subianto.
"Bicara koalisi maka hanya ada dua kemungkinan, incumbent dan non incumbent. Bisa diduga tidak ada tokoh lain selain Jokowi dan Prabowo," ujar Indria di The Habibie Center, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2018).
Berdasarkan prediksi itu, Indria berpandangan Prabowo saat ini tampak sekuat tenaga mendorong Gerindra beserta koalisinya, PKS dan PAN, untuk memenangkan Pilkada Serentak 2018. "Karena mereka yang menang pilkada dari partai itu memiliki kewajiban moral untuk memenangkan Prabowo di 2019."
"Makanya Prabowo tampaknya sekuat tenaga mendorong minimum Gerindra, maksimal koalisi bersama PKS dan PAN untuk memenangkan sebanyak-banyaknya dalam pilkada yang akan datang," imbuh Indria.
Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego mengatakan, tingginya angka ambang batas pengajuan presiden menyulitkan partai politik dalam mengajukan calon presiden 2019, kecuali berkoalisi.
Indria memprediksi ada dua koalisi yang akan terbentuk, yakni koalisi incumbent mengusung Joko Widodo (Jokowi) dan koalisi pengusung Prabowo Subianto.
"Bicara koalisi maka hanya ada dua kemungkinan, incumbent dan non incumbent. Bisa diduga tidak ada tokoh lain selain Jokowi dan Prabowo," ujar Indria di The Habibie Center, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2018).
Berdasarkan prediksi itu, Indria berpandangan Prabowo saat ini tampak sekuat tenaga mendorong Gerindra beserta koalisinya, PKS dan PAN, untuk memenangkan Pilkada Serentak 2018. "Karena mereka yang menang pilkada dari partai itu memiliki kewajiban moral untuk memenangkan Prabowo di 2019."
"Makanya Prabowo tampaknya sekuat tenaga mendorong minimum Gerindra, maksimal koalisi bersama PKS dan PAN untuk memenangkan sebanyak-banyaknya dalam pilkada yang akan datang," imbuh Indria.
(kri)