Tawarkan Government Super Apps, Ganjar Komitmen Terima Kritik dan Mudahkan Aduan
Selasa, 12 Desember 2023 - 22:48 WIB
loading...
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam Debat Capres di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam. Foto: MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo , menegaskan komitmennya untuk menerima kritik jika dipercaya menjadi Presiden RI.
Lebih dari itu, Ganjar juga berkomitmen menyediakan ruang kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai pelayanan publik. Untuk layanan daring, Ganjar akan menginisiasi aplikasi online.
Baca Juga: Singgung Korupsi di Debat Capres, Ganjar: Kerugian Negara Rp230 Triliun, Bisa Bangun 27 Ribu Puskesmas
“Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yang akan kita angkat menjadi Government Super Aps,” ujar Ganjar dalam Debat Capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.
Ganjar sudah punya pengalaman membidani aplikasi LaporGub saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode. Dalam aplikasi itu masyarakat bisa membuat semua pengaduan dengan teks dan dilengkapi media pendukung.
“Dari sisi aparaturnya mesti ada kontrol publik, maka kalau saya membuat pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplain publik yang pemerintahan ga boleh baperan,” imbuh Ganjar.
Lebih dari itu, Ganjar juga berkomitmen menyediakan ruang kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai pelayanan publik. Untuk layanan daring, Ganjar akan menginisiasi aplikasi online.
Baca Juga: Singgung Korupsi di Debat Capres, Ganjar: Kerugian Negara Rp230 Triliun, Bisa Bangun 27 Ribu Puskesmas
“Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yang akan kita angkat menjadi Government Super Aps,” ujar Ganjar dalam Debat Capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.
Ganjar sudah punya pengalaman membidani aplikasi LaporGub saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dua periode. Dalam aplikasi itu masyarakat bisa membuat semua pengaduan dengan teks dan dilengkapi media pendukung.
“Dari sisi aparaturnya mesti ada kontrol publik, maka kalau saya membuat pengalaman kami membuat LaporGub sebagai satu ruang komplain publik yang pemerintahan ga boleh baperan,” imbuh Ganjar.
Lihat Juga :