Peneliti Perludem: Cawapres Perlu Diuji Lewat Debat secara Personal

Sabtu, 02 Desember 2023 - 10:36 WIB
loading...
Peneliti Perludem: Cawapres...
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyatakan format debat capres-cawapres Pilpres 2024 tidak perlu diubah. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi ( Perludem ) menyatakan format debat capres-cawapres Pilpres 2024 tidak perlu diubah. Format debat capres-cawapres sebelumnya masih relevan.

"Pada Pilpres 2019, capres dan cawapres dikasih waktu untuk berdebat sendiri. Ini pelajaran baik sebetulnya karena bisa sekaligus menguji cawapres, bukan hanya capres. Memang di sistem presidensial, wapres itu enggak terlalu fungsional. Namun konteks Indonesia, cawapres jadi pendulang elektoral juga sehingga penting untuk diuji," ungkap Peneliti Perludem Kahfi Adlan Hafiz saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Sabtu (2/12/2023).

Sekadar informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikandebat pasangan capres dan cawapres akan digelar sebanyak lima kali. Lima kali debat itu dibagi menjadi tiga kali debat capres dan dua sisanya merupakan debat cawapres.

Namun, pada debat capres-cawapres kali ini ada yang berbeda dari sebelumnya. Di mana, pada debatkali ini para peserta debat harus didampingi pasangannya.

Artinya, apabila agenda yang digelar merupakan debat calon presiden, maka calon wakil presiden pun harus mendampingi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Rekomendasi
Apa Beda Wuling Mini...
Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Sinopsis Border of Shadow,...
Sinopsis Border of Shadow, Agen Federal Jadi Buronan karena Skandal Pembunuhan
Berita Terkini
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Infografis
Begini Cara Lihat Data...
Begini Cara Lihat Data Bocor di Dark Web Lewat Gmail
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved