Tanggapi Anies Soal IKN, Lutfi: Pak Jokowi Ahli Selesaikan Masalah Masa Depan
Jum'at, 01 Desember 2023 - 17:07 WIB
loading...
Presiden Jokowi berada di Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sosok kepala negara yang cakap dan lengkap. Selain ahli dalam memberikan solusi untuk permasalahan yang ada saat ini, Jokowi juga merupakan ahli menyelesaikan permasalahan yang bakal datang di masa depan.
“Pak Jokowi adalah ahli menyelesaikan masalah yang akan datang dengan solusi masa depan,” kata mantan Menteri Perdagangan (Mendag) ini Muhammad Lutfi, Jumat (1/12/2023).
Lutfi menjelaskan pada 2045, Kota Jakarta dan Kota Bandung, Jawa Barat akan menyatu menjadi satu kota. Pada saat penyatuan terjadi, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 75 juta jiwa.
Baca juga: PKS Ingin Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Jokowi: IKN Sudah ada Undang-undangnya
“Bisakah dibayangkan, polusinya pada 2045 seberapa parah? Sampahnya seperti apa? Bagaimana mengurus listriknya? Jadi nanti orang baru bisa mikir solusi untuk memindahkan ibu kota baru dipikirkan nanti, akan menjadi sebuah problema yang tidak bisa diselesaikan pada masa itu,” ujarnya.
Pernyataan ini juga sebagai jawaban atas pertanyaan media tentang usul Anies Baswedan untuk membagi anggaran Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp470 triliun pada 14 kota di Indonesia masing – masing Rp33 triliun.
Baca juga: Lanjutkan Pembangunan IKN, Ganjar: Sudah Jadi Undang-undang Wajib Dilaksanakan
“Pak Jokowi adalah ahli menyelesaikan masalah yang akan datang dengan solusi masa depan,” kata mantan Menteri Perdagangan (Mendag) ini Muhammad Lutfi, Jumat (1/12/2023).
Lutfi menjelaskan pada 2045, Kota Jakarta dan Kota Bandung, Jawa Barat akan menyatu menjadi satu kota. Pada saat penyatuan terjadi, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 75 juta jiwa.
Baca juga: PKS Ingin Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Jokowi: IKN Sudah ada Undang-undangnya
“Bisakah dibayangkan, polusinya pada 2045 seberapa parah? Sampahnya seperti apa? Bagaimana mengurus listriknya? Jadi nanti orang baru bisa mikir solusi untuk memindahkan ibu kota baru dipikirkan nanti, akan menjadi sebuah problema yang tidak bisa diselesaikan pada masa itu,” ujarnya.
Pernyataan ini juga sebagai jawaban atas pertanyaan media tentang usul Anies Baswedan untuk membagi anggaran Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp470 triliun pada 14 kota di Indonesia masing – masing Rp33 triliun.
Baca juga: Lanjutkan Pembangunan IKN, Ganjar: Sudah Jadi Undang-undang Wajib Dilaksanakan
Lihat Juga :