Repdem Ajak Semua Gelorakan Kampanye Positif, Bukan Saling Fitnah

Rabu, 29 November 2023 - 21:03 WIB
loading...
A A A
Hal ini merupakan satu upaya pendidikan politik di mana masyarakat dapat menilai lebih kritis dalam memahami fenomena politik yang terjadi saat ini. "Kalau saya satu, saya menanggapinya ini pendidikan politik masyarakat. Hukum tak boleh ditabrak. Kemarin ada ahli seperti Yusril. Ini menjadi pendidikan politik dan hukum bagi publik, apa yang terjadi, jadi bukan kebencian, tapi edukasi," katanya.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengedepankan atau percaya terhadap serangan-serangan informasi hoaks, ujaran kebencian, dan SARA pada Pemilu 2024.

"Setelah selesai pencoblosan, sudah, itu hasil akhir pemilu kita. Enggak boleh ada urusan dan kebencian lagi. Yang hoaks itu kan, saya juga benci sama hoaks. Berita itu harus bisa dikonfirmasi benar atau tidak. Contoh 2014, Jokowi diserang hoaks, siapa yang bisa buktikan?" jelas dia.

"Saya tidak ada masalah yang ikut kontestasi itu siapa, Anies-Cak Imin, Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud, saya kira itu silakan saja, memang ada catatan hkum, tapi jangan jadi ada pertempuran hoaks,” sambungnya.

Dia mengajak semua melakukan kampanye positif. “Kita adu program, bukan saling fitnah, karena itu cikal bakal keretakan. Jangan bangsa ini dipecah belah untuk merusak persatuan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved