alexametrics

Sayembara! Siapa yang Infokan Keberadaan Setnov Dapat Rp10 Juta

loading...
Sayembara! Siapa yang Infokan Keberadaan Setnov Dapat Rp10 Juta
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kabar gembira bagi masyarakat yang membutuhkan uang puluhan juta rupiah. Pasalnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan memberikan uang Rp10 Juta bagi masyarakat yang menyampaikan informasi valid keberadaan Ketua DPR Setya Novanto kepada KPK, Kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya.

"Barang siapa dapat memberikan informasi valid keberadaan Setya Novanto kepada KPK atau Kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya, sehingga KPK dapat melakukan penangkapan atas Setya Novanto, maka saya akan memberikan hadiah kepadanya uang sejumlah Rp10 juta," ujar Koordinator MAKI Boyamin bin Saiman kepada SINDOnews, Kamis (16/11/2017).

Dia mengaku sudah menyiapkan uangnya dalam rekening khusus. "Dan sudah saya siapkan surat kuasa kepada yang berhak menerima hadiah," katanya.



Lebih lanjut, dia mengatakan, mulai besok rekening tersebut akan diumumkan kepada khalayak untuk diberikan kesempatan kepada pihak lain untuk menambahnya. Boyamin menambahkan, jika rekening tersebut bertambah berapapun akan menjadi hak penerima hadiah.

"Pengumuman ini sekaligus bukti valid untuk mengajukan klaim tanpa syarat apapun bagi orang yang berhak menerima hadiah," paparnya. Kata dia, hadiah tersebut hanya berlaku bagi satu orang atau satu kelompok yang memang informasinya valid dan menjadikan KPK dapat menangkap Setya Novanto.

Diketahui, kemarin malam petugas KPK mendatangi rumah pribadi Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII Nomor 19, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka berupaya melakukan jemput paksa kepada Setya Novanto. Namun, usaha KPK gagal, karena pria yang akrab disapa Setnov itu tidak berada di rumah. Kini, Setnov sedang diburu Kepolisian.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak