Hari Pahlawan, Fadli Zon Ingatkan soal Tantangan Global
Jum'at, 10 November 2023 - 18:48 WIB
loading...
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan bagi masyarakat Indonesia. Momentum Hari Pahlawan tidak cukup sekadar diperingati, tapi perlu dihayati secara mendalam dengan seluruh semangat yang melatarbelakanginya.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon mengatakan, dari pertempuran 10 November 1945 yang menjadi latar peringatan Hari Pahlawan, diketahui bahwa ketika kedaulatan Tanah Air tidak dihormati dan diinjak-injak, maka menjadi tanggung jawab seluruh pihak untuk turun membela.
"Dalam ungkapan Jawa dikenal istilah sadumuk bathuk sanyari bumi. Biarpun hanya sejengkal, jika tanah kita dirampas, maka harus dipertahankan dengan nyawa. Prinsip itulah yang mengilhami para pahlawan kita dulu untuk bertempur habis-habisan," kata Fadli Zon dalam keterangan tertulis, JUmat (10/11/2023).
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Ini Pesan Danjen Kopassus kepada Prajurit Korps Baret Merah
Dalam sebulan belakangan ini, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan eskalasi militansi para pejuang Palestina dalam membela dan mempertahankan negerinya. Menurut Fadli Zon, perjuangan yang kurang lebih sama juga dilakukan arek-arek Suroboyo dan para pejuang Indonesia di masa lalu. Apa yang terjadi di Gaza hari ini, perjuangan, pengorbanan, serta totalitas perjuangan rakyat Palestina, adalah versi terkini dari semangat serupa yang digelorakan pada 10 November 1945 di Surabaya.
"Itu sebabnya sejak dulu kita selalu mendukung dan membela bangsa Palestina. Apa yang dialami bangsa Palestina kini, pernah kita alami dulu. Kita tak akan mengkhianati janji hak kemerdekaan untuk mereka sampai kapan pun," kata Anggota Komisi I DPR ini.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon mengatakan, dari pertempuran 10 November 1945 yang menjadi latar peringatan Hari Pahlawan, diketahui bahwa ketika kedaulatan Tanah Air tidak dihormati dan diinjak-injak, maka menjadi tanggung jawab seluruh pihak untuk turun membela.
"Dalam ungkapan Jawa dikenal istilah sadumuk bathuk sanyari bumi. Biarpun hanya sejengkal, jika tanah kita dirampas, maka harus dipertahankan dengan nyawa. Prinsip itulah yang mengilhami para pahlawan kita dulu untuk bertempur habis-habisan," kata Fadli Zon dalam keterangan tertulis, JUmat (10/11/2023).
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Ini Pesan Danjen Kopassus kepada Prajurit Korps Baret Merah
Dalam sebulan belakangan ini, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan eskalasi militansi para pejuang Palestina dalam membela dan mempertahankan negerinya. Menurut Fadli Zon, perjuangan yang kurang lebih sama juga dilakukan arek-arek Suroboyo dan para pejuang Indonesia di masa lalu. Apa yang terjadi di Gaza hari ini, perjuangan, pengorbanan, serta totalitas perjuangan rakyat Palestina, adalah versi terkini dari semangat serupa yang digelorakan pada 10 November 1945 di Surabaya.
"Itu sebabnya sejak dulu kita selalu mendukung dan membela bangsa Palestina. Apa yang dialami bangsa Palestina kini, pernah kita alami dulu. Kita tak akan mengkhianati janji hak kemerdekaan untuk mereka sampai kapan pun," kata Anggota Komisi I DPR ini.
Lihat Juga :