Hari Pahlawan, Fadli Zon Ingatkan soal Tantangan Global

Jum'at, 10 November 2023 - 18:48 WIB
loading...
A A A
Di era sekarang, kata Fadli Zon, perlu disadari bahwa perampasan kedaulatan bukan lagi bersifat fisik seperti dulu, tapi kian berdimensi luas. Jika dulu perampasan kedaulatan hanya dilakukan dengan senjata, maka saat ini perampasan bisa dilakukan melalui berbagai kebijakan ekonomi politik, seperti jerat utang, monopoli modal asing dalam investasi, dan sejenisnya. Karena itu radar kewaspadaan masyarakat harus terus menyala dan awas. Apalagi, saat ini sedang menghadapi pergeseran orde di level global.

"Apa yang dimiliki hari ini bisa saja runtuh kapan saja, jika kita lengah menjaga dan mempertahankannya. Dari sejarah bisa dipelajari, sebuah bangsa dan peradaban bukan hanya bisa tumbuh, tapi juga bisa runtuh, termasuk peradaban Indonesia hari ini," ujarnya.

Celakanya, lanjut Fadli Zon, Indonesia adalah salah satu peradaban yang pernah diramalkan akan runtuh. Pada 2005, Jared Diamond pernah menyebut Indonesia termasuk salah satu negara yang sedang berada di tubir kehancuran, atau salah satu peradaban yang diperkirakan akan segera runtuh. Diamond adalah guru besar Geografi di University of California at Los Angeles (UCLA). Ia menulis buku tebal, Collapse: How Societies Choose to Fail or Succeed (2005), yang berisi riwayat kehancuran peradaban-peradaban besar dunia.

"Apakah kita akan selamat dari ramalan keruntuhan peradaban sebagaimana yang disampaikan Diamond?" tanya Fadli Zon.

Dalam tiga dekade terakhir, telah terjadi pasang surut politik global yang sangat mencolok. Sekitar 32 tahun Uni Soviet runtuh, tapi hari ini Rusia ternyata cukup tangguh menghadapi Amerika Serikat dan seluruh sekutunya di Eropa. Meski digempur oleh berbagai sanksi ekonomi yang sangat berat, Rusia sanggup bertahan, bahkan masih bisa mempertahankan dan meluaskan pengaruh politiknya.

Fadli Zon menjelaskan, dua dekade lalu sangat sulit membayangkan negara-negara Barat akan menghadapi senjakala kejayaannya sebagai pemenang Perang Dunia. Namun hari ini perkembangan dunia berubah. Politik global kini tak lagi bersifat unipolar, atau bipolar, melainkan bergeser menjadi multipolar. Artinya, telah terjadi dekonsentrasi kekuasaan di tingkat global. Penguasa lama kini telah melemah kekuatannya, sementara penguasa-penguasa baru terus bermunculan dan semakin kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Di Hadapan Perwakilan...
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Ketua BKSAP Kecam Tindakan Israel di Timur Tengah
Diaspora Indonesia Gelar...
Diaspora Indonesia Gelar Konser Kemanusiaan di London untuk Korban Banjir Sumatera
Gelar Anugerah Kebudayaan...
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025, Fadli Zon: Pengakuan Negara Atas Kerja Budaya
Di Tengah Gejolak Global,...
Di Tengah Gejolak Global, BKSAP DPR Tegaskan Peran Diplomasi Parlemen Perkuat Posisi Indonesia
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Tetapkan 85 Cagar Budaya Peringkat Nasional 2025
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Indonesian Idol Raih...
Indonesian Idol Raih Penghargaan Bergengsi Kementerian Kebudayaan
Rekomendasi
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved