Kisah Inspiratif Mohammad Masruchin, Sosok Purnawirawan TNI yang Jadi Hafiz dengan Belajar di Pos Satpam
Kamis, 02 November 2023 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga Mengenal Letjen TNI Purn Kemal Idris, Sosok yang Dianggap Anak Bandel oleh Seniornya
"Saya mulai belajar menghafal Alquran itu sejak pensiun dari TNI. Alhamdulillah, karena rida Allah ya kini saya bisa menghafal 30 juz," ucap Serma Purn Masruchin seperti dikutip dari pemberitaan MPI, Kamis (2/11/2023).
Lebih jauh, Masruchin dulunya pensiun dari militer sekitar tahun 2004. Memasuki masa pensiun, ia memilih mengabdikan diri sebagai staf keamanan di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang.
Saat mengabdi menjaga keamanan pondok, Masruchin sering melihat para santri muda yang sudah hafal Al Quran. Nah, dari sinilah hatinya tergerak untuk ikut belajar menghafal Al Quran.
Setelah membulatkan tekad, Masruchin lantas mengutarakan niatnya kepada para guru pembimbing di pondok tersebut. Mendapat respons bagus, ia disarankan untuk mendaftar sebagai calon hafiz.
Layaknya seorang calon hafiz, Masruchin mengikuti berbagai tahapan yang ditentukan. Meski berbaur bersama santri yang usianya sama dengan anak-anaknya, ia tetap semangat menjalani prosesnya.
Selain setor hafalan kepada para pembimbing, Masruchin memiliki kiat lain untuk meningkatkan hafalannya. Jadi, sambil berjaga di Pos Satpam, ia juga terus membaca kitab suci umat Islam tersebut.
"Saya mulai belajar menghafal Alquran itu sejak pensiun dari TNI. Alhamdulillah, karena rida Allah ya kini saya bisa menghafal 30 juz," ucap Serma Purn Masruchin seperti dikutip dari pemberitaan MPI, Kamis (2/11/2023).
Lebih jauh, Masruchin dulunya pensiun dari militer sekitar tahun 2004. Memasuki masa pensiun, ia memilih mengabdikan diri sebagai staf keamanan di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang.
Saat mengabdi menjaga keamanan pondok, Masruchin sering melihat para santri muda yang sudah hafal Al Quran. Nah, dari sinilah hatinya tergerak untuk ikut belajar menghafal Al Quran.
Setelah membulatkan tekad, Masruchin lantas mengutarakan niatnya kepada para guru pembimbing di pondok tersebut. Mendapat respons bagus, ia disarankan untuk mendaftar sebagai calon hafiz.
Layaknya seorang calon hafiz, Masruchin mengikuti berbagai tahapan yang ditentukan. Meski berbaur bersama santri yang usianya sama dengan anak-anaknya, ia tetap semangat menjalani prosesnya.
Selain setor hafalan kepada para pembimbing, Masruchin memiliki kiat lain untuk meningkatkan hafalannya. Jadi, sambil berjaga di Pos Satpam, ia juga terus membaca kitab suci umat Islam tersebut.
Lihat Juga :