alexa snippet

Penangkapan Bupati Batubara Diduga Terkait Proyek APBD 2017

Penangkapan Bupati Batubara Diduga Terkait Proyek APBD 2017
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Kuningan Persada, Jakarta. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lagi-lagi melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan penyelidik dan penyidik KPK menangkap tangan Bupati Batu Bara, Sumatera Utara. Orang Kaya ‎Arya Zulkarnaen bersama beberapa pihak lain sesaat setelah transaksi suap.

‎Penangkapan terhadap ‎Arya Zulkarnain pada Rabu (13/9/2017) ini dibenarkan Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif.

Hanya saja Agus dan Syarif belum dapat menjelaskan secara detail penangkapan terhadap Zulkarnain dan beberapa pihak."Iya, benar (Bupati Batu Bara ditangkap KPK). Selebihnya tunggu konpers (konferensi pers) KPK besok," ujar Agus melalui pesan singkat, Rabu (13/9/2017).

Laode menuturkan, secara keseluruhan ada tujuh orang yang ditangkap KPK dan sudah dibawah ke Mapolda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan awal.

"OTT dilakukan terkait dengan pengurusan sejumlah proyek di daerah tersebut (Kabupaten Batu Bara). Ada sejumlah uang juga diamankan," tegas Syarif melalui pesan singkat kepada Koran SINDO, Rabu (13/9/2017) malam.

Seorang sumber di KPK memaparkan, selain Bupati Batu Bara Orang Kaya ‎Arya Zulkarnain yang diciduk ada juga pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batubara. Sumber menggariskan, dugaan penyuapan terhadap Zulkarnaen dari pihak swasta terkait dengan proyek di Dinas PU dan Pertambangan. Proyek tersebut bersumber dari APBD 2017 Kabupaten Batubara.

"Jadi transaksi diduga terkait proyek di Dinas PU yang sumber anggarannya dari APBD 2017 Kabupaten Batubara. Jumlah uang yang disita sedang dihitung," tutur sumber tersebut.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top