Ujian Kenegarawanan Megawati

Kamis, 26 Oktober 2023 - 17:43 WIB
loading...
A A A
Megawati dan PDIP adalah pihak yang dipandang berjasa membesarkan dan menjadi pelindung setia Jokowi sejak pertama kali masuk dunia pemerintahan hingga sekarang. Karena itu, Megawati dan PDIP dinilai pantas untuk merasa kecewa saat dihadapkan pada sebuah kenyataan terkait manuver politik Jokowi dan keluarganya, seperti bergabungnya Kaesang Pangarep ke PSI dan pendeklarasian Gibran sebagai Cawapres Prabowo.

Namun, Megawati dan PDIP justru menafikan semua persepsi publik dengan mengambil sikap berbeda. Dalam arti, Megawati dan PDIP tampak tenang dan tidak emosional termasuk dalam menyikapi manuver politik Gibran yang masih berstatus resmi sebagai anggota PDIP. Tidak hanya Megawati, kedewasaan sikap dalam menyikapi pencawapresan Gibran juga ditunjukkan oleh kalangan tokoh senior PDIP lainnya seperti F.X. Hadi Rudyatmo yang menyikapi pencawapresan Gibran sebagai “hak” yang bersangkutan sebagai warga negara yang dijamin Undang-Undang. Kedewasaan perilaku politik Megawati dan PDIP ini memberikan keteladanan politik bagi masyarakat. Ini merupakan modal penting bagi bangsa ini menuju sebuah peradaban politik yang cerdas dan santun dalam menyikapi perbedaan sikap politik.

Di sisi lain, Megawati dan PDIP tampaknya sadar betul bahwa manuver politik harus dihadapi dengan manuver politik, bukan dengan sikap emosional. Sikap Megawati dan PDIP ini dapat diterjemahkan sebagai strategi politik untuk meredam narasi-narasi politik seperti “penzaliman politik” terhadap keluarga Jokowi yang dapat merugikan PDIP dan paslon yang diusungnya.

Perilaku politik Megawati dan PDIP yang elegan ini setidaknya dapat berkontribusi meredam potensi konflik di tataran akar rumput yang kecewa terhadap Jokowi dan politik dinastinya. Dengan terkendalinya potensi konflik di tataran akar rumput, Pemilu 2024 niscaya dapat berlangsung kondusif, aman dan damai meski diwarnai perbedaan kepentingan di kalangan kontestan. Pepatah mengatakan “There are no permanent friends or permanent enemies, but only permanent interests”.

Adagium tersebut berlaku pula dalam konstelasi politik domestik. Karena itu, keributan terkait Pemilu merupakan sesuatu yang sama sekali tidak perlu terjadi dan bahkan sebisa mungkin dihindari. Istilah “sekarang lawan besok bisa menjadi kawan, sekarang kawan besok bisa menjadi lawan” merupakan sesuatu yang lazim dijumpai atau didengar dalam kehidupan politik. Karena itu, pertikaian karena perbedaan politik sudah semestinya dihindari, dan sebaliknya saatnya kita mulai membiasakan diri dengan perbedaan politik dan menyikapinya secara dewasa dan cerdas, serta dengan kepala dingin tanpa memasukkannya ke dalam hati. Salam Demokrasi !!!
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
Megawati Hangestri Tembus...
Megawati Hangestri Tembus 3 Besar Top Skor Korea V-League
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved