Dubes RI Ungkap Kondisi Terkini di Gaza Palestina: Memprihatinkan dan Mencekam
Kamis, 26 Oktober 2023 - 03:32 WIB
loading...
Dubes Indonesia untuk Palestina dan Yordania, Ade Padmo Sarwono, saat bertemu Wakil Sekjen MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Habib Ali Hasan Bahar, di Amman, Yordania, Rabu (25/10/2023). Foto: Dok MUI Digital
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Palestina dan Yordania, Ade Padmo Sarwono, mengungkapkan situasi terkini di Gaza yang masih sangat memprihatinkan dan mencekam. Terutama di Gaza bagian Utara.
Hal ini disampaikan Ade saat bertemu Wakil Sekjen MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Habib Ali Hasan Bahar, di Amman, Yordania, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Menlu Retno Cecar DK PBB: Mana Tanggung Jawab Anda, Kapan Hentikan Perang di Gaza?
"Pemboman dari Israel masih terus berlangsung, terutama di wilayah Gaza Utara. Yang sangat menyedihkan adalah dimana keberadaan rumah sakit Indonesia (untuk Palestina) berada di Gaza bagian Utara," ujar Ade Padmo dikutip dalam laman resmi MUI Digital.
Selain itu, jelas Padmo, masyarakat Palestina saat ini tengah kesulitan mengakses sumber listrik. Ini disebabkan pasokan bahan bakar yang menjadi sumber listrik di sana sangat dibatasi oleh pihak Israel.
"Jadi satu hari itu hanya bisa masuk 20 truk, (padahal) sebetulnya estimasi yang diperlukan oleh PBB itu satu hari 100 truk termasuk (pasokan) energi dalam hal ini BBM," sambung Padmo.
Baca Juga: Serangan Israel Berlanjut, Keluarga Gaza Pakai Gelang Tanda Pengenal Agar Mudah Diidentifikasi
Hal ini disampaikan Ade saat bertemu Wakil Sekjen MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Habib Ali Hasan Bahar, di Amman, Yordania, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Menlu Retno Cecar DK PBB: Mana Tanggung Jawab Anda, Kapan Hentikan Perang di Gaza?
"Pemboman dari Israel masih terus berlangsung, terutama di wilayah Gaza Utara. Yang sangat menyedihkan adalah dimana keberadaan rumah sakit Indonesia (untuk Palestina) berada di Gaza bagian Utara," ujar Ade Padmo dikutip dalam laman resmi MUI Digital.
Selain itu, jelas Padmo, masyarakat Palestina saat ini tengah kesulitan mengakses sumber listrik. Ini disebabkan pasokan bahan bakar yang menjadi sumber listrik di sana sangat dibatasi oleh pihak Israel.
"Jadi satu hari itu hanya bisa masuk 20 truk, (padahal) sebetulnya estimasi yang diperlukan oleh PBB itu satu hari 100 truk termasuk (pasokan) energi dalam hal ini BBM," sambung Padmo.
Baca Juga: Serangan Israel Berlanjut, Keluarga Gaza Pakai Gelang Tanda Pengenal Agar Mudah Diidentifikasi
Lihat Juga :