Tutup Tahun Merek, Menkumham Canangkan 2024 sebagai Tahun Indikasi Geografis
Rabu, 25 Oktober 2023 - 23:36 WIB
loading...
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menutup Tahun Merek dengan gelaran Merek Festival yang berlangsung pada 23-25 Oktober 2023. Foto: MPI/Giffar Rivana
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menutup Tahun Merek dengan gelaran Merek Festival yang berlangsung pada 23-25 Oktober 2023.
Kegiatan tersebut memiliki tema “CintaMenkumham Lokal Sentuhan Global: Merek Kita, Cerita Kita Bangga di Panggung Dunia”. Pada kegiatan ini, diperkasai oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan telah melibatkan banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang telah memiliki merek, produk merek kolektif, dan
produk indikasi geografis dari beberapa wilayah di Indonesia.
"Tahun ini kami akan menutup Tahun Merek dan menjadi masuk tahun Indikasi Geografis, dari kita tematik tiap tahun itu. Sebelumnya Tahun Hak Cipta, sebelumnya Hak Paten, jadi nanti Tahun Indikasi Geografis, tahun depan nanti kita putuskan seperti apa," kata Yasonna kepada wartawan dalam acara Merek Festival, Rabu (25/10/2023).
Yasonna mengungkapkan, pihaknya resmi mencanangkan 2024 sebagai Tahun Indikasi Geografis yang juga merupakan upaya DJKI Kemenkumham mempromosikan produk unggulan daerah.
Baca Juga: Belajar dari Australia, DJKI Ingin Bangun Strategi Nasional Kekayaan Intelektual
“Pencanangan ini juga sebagai upaya melindungi produk-produk unggulan tersebut dari penyalahgunaan atau pemalsuan, serta mempromosikan produk-produk unggulan daerah yang merupakan bagian dari identitas budaya dan alam," kata Yasonna.
Kegiatan tersebut memiliki tema “CintaMenkumham Lokal Sentuhan Global: Merek Kita, Cerita Kita Bangga di Panggung Dunia”. Pada kegiatan ini, diperkasai oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan telah melibatkan banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah yang telah memiliki merek, produk merek kolektif, dan
produk indikasi geografis dari beberapa wilayah di Indonesia.
"Tahun ini kami akan menutup Tahun Merek dan menjadi masuk tahun Indikasi Geografis, dari kita tematik tiap tahun itu. Sebelumnya Tahun Hak Cipta, sebelumnya Hak Paten, jadi nanti Tahun Indikasi Geografis, tahun depan nanti kita putuskan seperti apa," kata Yasonna kepada wartawan dalam acara Merek Festival, Rabu (25/10/2023).
Yasonna mengungkapkan, pihaknya resmi mencanangkan 2024 sebagai Tahun Indikasi Geografis yang juga merupakan upaya DJKI Kemenkumham mempromosikan produk unggulan daerah.
Baca Juga: Belajar dari Australia, DJKI Ingin Bangun Strategi Nasional Kekayaan Intelektual
“Pencanangan ini juga sebagai upaya melindungi produk-produk unggulan tersebut dari penyalahgunaan atau pemalsuan, serta mempromosikan produk-produk unggulan daerah yang merupakan bagian dari identitas budaya dan alam," kata Yasonna.
Lihat Juga :