Kapten Sanjoto, Saksi Hidup yang Jadi Penguji SIM Jenderal Ahmad Yani
Selasa, 24 Oktober 2023 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga terlibat dalam beberapa kontak senjata dengan tentara Belanda, seperti saat meledakkan ranjau darat yang menghancurkan truk pembawa pasukan Belanda di Jumapolo.
Pada tahun 1950, Sanjoto dipindahkan ke Komando Gerakan Banteng Nasional (GBN) di Tegal, yang dibentuk untuk menumpas pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Amir Fattah.
Sanjoto ditugaskan untuk mengawal Ahmad Yani ke Bulukamba, Brebes, untuk membentuk batalyon khusus Banteng Raiders. Namun ketika sampai di Tegal, ia juga dimintai bantuan untuk menguji SIM Jenderal Ahmad Yani.
Baca Juga Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Sosok Pahlawan Revolusi yang Ternyata Hobi Bermain Golf
Sanjoto menjadi penguji SIM militer Ahmad Yani, yang ternyata belum memiliki SIM saat menjadi komandan Banteng Raiders. Sanjoto menguji kemampuan mengemudi Ahmad Yani dengan mobil jeep di jalanan berlubang dan berbatu.
Ahmad Yani lulus ujian SIM militer dengan baik dan mendapat SIM dari Sanjoto. Tanpanya, mungkin Ahmad Yani tidak akan mempunyai SIM Militer atau Rebues, nama yang dikenal pada saat itu.
Setelah itu, Sanjoto kemudian dipindah tugaskan ke wilayah Kalimantan untuk mengikuti Operasi Dwikora. Namun, Sanjoto nampaknya masih dikenal sang jenderal karena satu-satunya tentara yang menggunakan kacamata tebal alias belor.
Pada tahun 1950, Sanjoto dipindahkan ke Komando Gerakan Banteng Nasional (GBN) di Tegal, yang dibentuk untuk menumpas pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Amir Fattah.
Sanjoto ditugaskan untuk mengawal Ahmad Yani ke Bulukamba, Brebes, untuk membentuk batalyon khusus Banteng Raiders. Namun ketika sampai di Tegal, ia juga dimintai bantuan untuk menguji SIM Jenderal Ahmad Yani.
Baca Juga Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Sosok Pahlawan Revolusi yang Ternyata Hobi Bermain Golf
Sanjoto menjadi penguji SIM militer Ahmad Yani, yang ternyata belum memiliki SIM saat menjadi komandan Banteng Raiders. Sanjoto menguji kemampuan mengemudi Ahmad Yani dengan mobil jeep di jalanan berlubang dan berbatu.
Ahmad Yani lulus ujian SIM militer dengan baik dan mendapat SIM dari Sanjoto. Tanpanya, mungkin Ahmad Yani tidak akan mempunyai SIM Militer atau Rebues, nama yang dikenal pada saat itu.
Setelah itu, Sanjoto kemudian dipindah tugaskan ke wilayah Kalimantan untuk mengikuti Operasi Dwikora. Namun, Sanjoto nampaknya masih dikenal sang jenderal karena satu-satunya tentara yang menggunakan kacamata tebal alias belor.
Lihat Juga :