Bawaslu Harap KPU Lebih Terbuka dalam Proses Pendaftaran Capres-Cawapres
Minggu, 08 Oktober 2023 - 05:57 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, dia menyampaikan KPU akan semakin bijak dalam menangani tahapan pemilu, khususnya pada proses pendaftaran paslon pilpres tersebut. "Tapi saya yakin teman-teman KPU akan semakin bijak dalam menangani berbagai hal mengenai tahapan pendaftaran paslon capres dan cawapres nanti," katanya.
Diketahui, Bagja menghadiri sarasehan nasional dalam upaya meningkatkan silaturahmi antarpewarta televisi sekaligus penguatan kemerdekaan pers terutama menjelang Pemilu Serentak 2024.
Sarasehan nasional dengan tema 'Menumbuhkan Jurnalisme Positif dan Menjaga Kemerdekaan Pers di Era Digital', turut mengadakan diskusi publik dengan melibatkan KPU, Bawaslu, KPI, dan Dewan Pers dalam menanggulangi hoaks di tengah kontestasi pemilu serentak mendatang.
Bagja menyampaikan perlunya peran media pers, khususnya televisi, dalam memerangi berita hoaks yang justru dampaknya lebih besar di publik. Dia berharap media pers dapat menjadi wadah konfirmasi ketika berseliwerannya kabar hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan pemberitaannya.
"Ke depan seharusnya media televisi menjadi tempat konfirmasi terbaik saat berita hoaks yang tersebar di media sosial. Jadi, konfirmasi itu ada pada teman-teman televisi juga," ujar Bagja.
Diketahui, Bagja menghadiri sarasehan nasional dalam upaya meningkatkan silaturahmi antarpewarta televisi sekaligus penguatan kemerdekaan pers terutama menjelang Pemilu Serentak 2024.
Sarasehan nasional dengan tema 'Menumbuhkan Jurnalisme Positif dan Menjaga Kemerdekaan Pers di Era Digital', turut mengadakan diskusi publik dengan melibatkan KPU, Bawaslu, KPI, dan Dewan Pers dalam menanggulangi hoaks di tengah kontestasi pemilu serentak mendatang.
Bagja menyampaikan perlunya peran media pers, khususnya televisi, dalam memerangi berita hoaks yang justru dampaknya lebih besar di publik. Dia berharap media pers dapat menjadi wadah konfirmasi ketika berseliwerannya kabar hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan pemberitaannya.
"Ke depan seharusnya media televisi menjadi tempat konfirmasi terbaik saat berita hoaks yang tersebar di media sosial. Jadi, konfirmasi itu ada pada teman-teman televisi juga," ujar Bagja.
(rca)
Lihat Juga :