Status Gunung Inielika di NTT Meningkat, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 07:45 WIB
loading...
PVMBG mengimbau masyarakat untuk waspada sebab Gunung Inielika di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan aktivitas. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Gunung Inielika di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan aktivitas. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Inielika dari level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak 4 Oktober 2023.
PVMBG mengatakan tingkat aktivitas Gunung Inielika adalah level I (normal) sejak 2001. “Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Inielika pada 2023 umumnya didominasi oleh gempa low frekuensi dan gempa vulkanik-dalam yang berfluktuasi dalam tingkat yang rendah, kejadian per hari dari gempa vulkanik-dalam hanya 0 – 1 kali per hari,” bunyi keterangan tertulis PVMBG, dikutip Jumat (6/10/2023).
PVMBG pun melaporkan perkembangan terakhir aktivitas Gunung yakni terjadi peningkatan kegempaan, khususnya gempa vulkanik-dalam (VA) sejak tanggal 29 September 2023. Rata-rata kejadian gempa VA meningkat menjadi 9 kali per hari. “Pada tanggal 1 Oktober 2023 terekam 17 gempa vulkanik dalam dengan amplitude maksimum 50 mm dan durasi maksimum 30 detik,” katanya.
Baca juga: PVMBG: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Tinggi, Setiap Hari Terjadi 79 Gempa Letusan
Selanjutnya, pada 3 Oktober 2023, gempa VA kembali mengalami peningkatan menjadi 18 kejadian. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Inielika yang dapat memicu munculnya gempa-gempa dangkal maupun terjadinya erupsi freatik.
PVMBG mengatakan tingkat aktivitas Gunung Inielika adalah level I (normal) sejak 2001. “Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Inielika pada 2023 umumnya didominasi oleh gempa low frekuensi dan gempa vulkanik-dalam yang berfluktuasi dalam tingkat yang rendah, kejadian per hari dari gempa vulkanik-dalam hanya 0 – 1 kali per hari,” bunyi keterangan tertulis PVMBG, dikutip Jumat (6/10/2023).
PVMBG pun melaporkan perkembangan terakhir aktivitas Gunung yakni terjadi peningkatan kegempaan, khususnya gempa vulkanik-dalam (VA) sejak tanggal 29 September 2023. Rata-rata kejadian gempa VA meningkat menjadi 9 kali per hari. “Pada tanggal 1 Oktober 2023 terekam 17 gempa vulkanik dalam dengan amplitude maksimum 50 mm dan durasi maksimum 30 detik,” katanya.
Baca juga: PVMBG: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Tinggi, Setiap Hari Terjadi 79 Gempa Letusan
Selanjutnya, pada 3 Oktober 2023, gempa VA kembali mengalami peningkatan menjadi 18 kejadian. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Inielika yang dapat memicu munculnya gempa-gempa dangkal maupun terjadinya erupsi freatik.
Lihat Juga :