Polri Bongkar Modus Wasit Atur Pertandingan Liga 2 Agar Salah Satu Klub Menang
Kamis, 28 September 2023 - 12:18 WIB
loading...
Kasatgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut bahwa wasit tersebut diduga menerima suap untuk memenangkan salah satu klub. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Satgas Anti Mafia Bola Polri membongkar modus yang dilakukan wasit tersangka kasus dugaan pengaturan pertandingan (match fixing) Liga 2. Kasatgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut bahwa wasit tersebut diduga menerima suap untuk memenangkan salah satu klub.
"Selanjutnya modus operandi yang dilakukan pihak wasit adalah mengatur jalannya pertandingan untuk memenangkan klub x," ujar Asep kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Baca juga: Erick Thohir Berantas Mafia Bola, Polri Tetapkan 6 Tersangka Sebagian Besar Wasit
Asep menuturkan salah satu 'permainan' yang dilakukan wasit tersebut adalah tidak mengangkat bendera fffside ketika pemain klub yang disinyalir memberikan suap melakukan serangan.
"Salah satunya dengan tidak mengangkat bendera saat offside, dan para wasit yang terlibat bertugas memimpin pertandingan Liga 2," ungkap Asep.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuktikan komitmennya menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberangus seluruh mafia sepak bola di Indonesia. Hal itu dilakukan demi menciptakan iklim persepakbolaan yang bersih bebas dari praktik pengaturan skor (match fixing).
"Selanjutnya modus operandi yang dilakukan pihak wasit adalah mengatur jalannya pertandingan untuk memenangkan klub x," ujar Asep kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Baca juga: Erick Thohir Berantas Mafia Bola, Polri Tetapkan 6 Tersangka Sebagian Besar Wasit
Asep menuturkan salah satu 'permainan' yang dilakukan wasit tersebut adalah tidak mengangkat bendera fffside ketika pemain klub yang disinyalir memberikan suap melakukan serangan.
"Salah satunya dengan tidak mengangkat bendera saat offside, dan para wasit yang terlibat bertugas memimpin pertandingan Liga 2," ungkap Asep.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuktikan komitmennya menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberangus seluruh mafia sepak bola di Indonesia. Hal itu dilakukan demi menciptakan iklim persepakbolaan yang bersih bebas dari praktik pengaturan skor (match fixing).
Lihat Juga :