KPK Tunggu Pemeriksaan Dewas terkait Pertemuan Perwira TNI dengan Tahanan di Lantai 15

Sabtu, 23 September 2023 - 12:54 WIB
loading...
KPK Tunggu Pemeriksaan...
KPK menunggu hasil pemeriksaan Dewas etik KPK ihwal pertemuan Perwira TNI dengan tahanan KPK di lantai 15 Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Dewan Pengawas (Dewas) KPK ihwal pertemuan Perwira TNI dengan tahanan KPK di lantai 15 Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan terjadi setelah penetapan tersangka salah satu perwira TNI aktif di Basarnas pada 28 Juli 2023.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyampaikan, atas apa yang sudah disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata tersebut, sisanya diserahkan kepada Dewas KPK.

"Bahwa tentu seluruh informasi mengenai hal itu, saat ini kan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Dewas KPK ya. Sehingga, ya silakan nanti kami serahkan sepenuhnya pada Dewas KPK, kami sangat yakin akan dilakukan proses-proses yang independen, yang profesional, gitu ya," ujar Ali kepada jurnalis, Sabtu (24/9/2023).

Baca juga: Puspom TNI-KPK Geledah Kantor Basarnas, Kapuspen TNI: Masih Berlangsung

Ali hanya bisa menegaskan kembali, pertemuan tersebut bukan dilakukan antara pimpinan KPK dengan tahanannya. "Namun, kami pastikan bahwa kejadian itu sama sekali tidak bertemu dengan pimpinan KPK," kata Ali.

Ali menjelaskan, di lantai 15 memang terdapat ruang pimpinan KPK. Akan tetapi selain itu, masih terdapat ruang-ruang publik lainnya semisal Musala dan ruang sekretariat.

"Di lantai 15 itu ada ruang pimpinan betul, ada ruang transit, ada ruang rapat, ada ruang sekretariat, dan termasuk mushala ada juga di lantai 15 ya," ungkap Ali.

Di sisi lain, Alexander Marwata mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat adanya pertemuan rapat antara KPK dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, pasca penetapan tersangka salah satu perwira TNI aktif di Basarnas pada 28 Juli 2023. Pada hari itu pihak Puspom TNI menyambangi KPK guna menanyakan penetapan tersangka Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI (Purn) Henri Alfiandi.

"Nah berdasarkan situasi seperti itulah kemudian, ketika rapat selesai, kemudian ada salah satu perwira TNI yang mengatakan kenal dengan salah satu tersangka yang ditahan di merah putih, dan yang bersangkutan minta izin untuk ketemu," ungkap Alex kepada wartawan, Kamis (21/9/2023).

Alex mengaku tidak mengenal identitas perwira TNI tersebut, bahkan mengklaim dirinya lupa ciri-ciri fisik hingga pangkatnya.

"Saya sendiri lupa, apakah, saya mengizinkan. Saya tekankan, silakan. Dengan melihat situasi kondisi saat itu. Silakan, tapi saya lupa apakah saya juga menyebut silakan diterima di lantai 15, karena setelah itu saya langsung pulang," ungkap Alex.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap yang Menjerat Bupati dan Sekda Kuansing
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved