Puspom TNI-KPK Geledah Kantor Basarnas, Kapuspen TNI: Masih Berlangsung
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 14:54 WIB
loading...
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dan masih berlangsung hingga 14.35 WIB. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan Kantor Basarnas usai penetapan mantan Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letnan Kolonel Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka korupsi.
"Benar (dilakukan penggeledahan oleh) Puspom TNI dengan KPK," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Jumat (4/8/2023).
Baca juga: Kasus Suap Marsdya Henri Alfiandi, Puspom TNI dan KPK Geledah Kantor Basarnas
Julius menjelaskan, penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dan masih berlangsung hingga 14.35 WIB. "Masih berlangsung, mulai jam 10.00 WIB tadi," ucapnya.
Sebagai informasi, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsda R Agung Handoko menegaskan bahwa proses hukum dalam kasus dugaan korupsi yang dilakukan dua prajurit aktif TNI akan terus berlanjut.
Agung mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Tentunya kita akan memproses kasus ini semaksimal mungkin dengan terus berkoordinasi dengan KPK," kata Agung di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 31 Juli 2023.
"Benar (dilakukan penggeledahan oleh) Puspom TNI dengan KPK," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Jumat (4/8/2023).
Baca juga: Kasus Suap Marsdya Henri Alfiandi, Puspom TNI dan KPK Geledah Kantor Basarnas
Julius menjelaskan, penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dan masih berlangsung hingga 14.35 WIB. "Masih berlangsung, mulai jam 10.00 WIB tadi," ucapnya.
Sebagai informasi, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsda R Agung Handoko menegaskan bahwa proses hukum dalam kasus dugaan korupsi yang dilakukan dua prajurit aktif TNI akan terus berlanjut.
Agung mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Tentunya kita akan memproses kasus ini semaksimal mungkin dengan terus berkoordinasi dengan KPK," kata Agung di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 31 Juli 2023.
Lihat Juga :