Pangeran Sebut Konteks Ganjar Soroti Profesi karena Ketimpangan SDM di Dunia Kerja
Jum'at, 22 September 2023 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan lebih khusus secara jurnalistik, Pangeran menyebut bahwa riset Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, hingga Remotivi mengungkapkan bahwa 65 persen mahasiswa dan 63 persen mahasiswi yang belajar jurnalistik itu tidak menaruh bidang jurnalisme sebagai pilihan utama di tempat mereka mau berkarir.
Dari fakta itu, Pangeran menilai ada ketidakcocokan apa yang dipelajari dengan apa yang dilakukan ketika bekerja.
"Bahkan kalau kita lihat beberapa jurnalis top Indonesia itu banyak yang belajarnya, kuliahnya bukan jurnalistik atau komunikasi," ujarnya.
Berdasarkan penelusuran, beberapa jurnalis top yang bukan lulusan jurnalistik adalah Najwa Shihab dari jurusan hukum, Rosiana Silalahi dari jurusan sastra, Goenawan Mohamad dari jurusan psikologi, hingga Bondan Winarno dari jurusan arsitektur.
"Jadi apa yang dikatakan oleh Pak Ganjar itu bukan merendahkan profesi jurnalis, tapi sedang membicarakan ketimpangan hasil lulusan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja," pungkas Pangeran.
Dari fakta itu, Pangeran menilai ada ketidakcocokan apa yang dipelajari dengan apa yang dilakukan ketika bekerja.
"Bahkan kalau kita lihat beberapa jurnalis top Indonesia itu banyak yang belajarnya, kuliahnya bukan jurnalistik atau komunikasi," ujarnya.
Berdasarkan penelusuran, beberapa jurnalis top yang bukan lulusan jurnalistik adalah Najwa Shihab dari jurusan hukum, Rosiana Silalahi dari jurusan sastra, Goenawan Mohamad dari jurusan psikologi, hingga Bondan Winarno dari jurusan arsitektur.
"Jadi apa yang dikatakan oleh Pak Ganjar itu bukan merendahkan profesi jurnalis, tapi sedang membicarakan ketimpangan hasil lulusan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja," pungkas Pangeran.
(maf)
Lihat Juga :