Potret Buram Kebakaran Museum dan Bangunan Sejarah Lainnya

Kamis, 21 September 2023 - 07:03 WIB
loading...
A A A
Lantas jika memang unsur kesengajaan itu benar ada, yang menjadi pertanyaan, kenapa ada pihak yang begitu tega membakar kekayaan bangsa dengan nilai tak terhingga ini? Apakah ada skenario penghilangan data pencurian benda-benda bersejarah? Apakah ada target sabotase dari kelompok tertentu? Ataukah ada kepentingan bisnis dan politis di balik ini semua?

Entah. Di sisi lain munculnya berbagai dugaan-dugaan itu juga sah. Apalagi, mafhum bahwa Museum Gajah selama ini adalah locus danmagnet utama untuk menjumpai benda-benda bersejarah tinggi. Ditilik dari sejarahnya, Museum Gajah pun berulangkali menjadi sasaran kejahatan. Bahkan pada rentang 60 tahun terakhir, setidaknya ada lima kali kasus kejahatan besar di museum yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusatini. Terakhir persis 10 tahun lalu, yakni pada 11 September 2013.

Empat artefak berbahan emas yang tersimpan di lemari kaca Ruang Kasana lantai dua disikat maling. Artefak ini begitu berharga karena merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke-10 dan ditemukan Belanda pada abad ke-18 silam. Kecurigaan kejahatan ini melibatkan orang dalam menguat karena saat kejadian CCTV menjadi tak berfungsi, alarm juga tak berbunyi dan tak ada petugas di lokasi. Ganjil bukan? Tapi itulah faktanya.

Pada 1996, lukisan-lukisan hasil karya besar pelukis kenamaan sepertiRaden Saleh, Basoeki Abdullah, dan Affandi juga dicuri. Beberapa tahun kemudian, barang curian itu sudah berada di Singapura, tepatnya di Balai Lelang Christy. Pencurian keramik yang ditaksir senilai Rp1,5 miliar juga pernah terjadi. Bahkan pada 1979, segerombol koleksi uang logam juga disikat para pencuri. Sedang pada 1961, perampokan dilakukan oleh Kusni Kasdut cs. Dengan mengelabuhi petugas lewat seragam polisi palsunya, Kusni membawa lari 11 permata di museum ini.

Dari beberapa kasus di atas, banyak aksi pencurian tak berhasil diungkap. Sulitnya polisi mengungkap kasus ini menggambarkan adanya kejahatan yang dipersiapkan dengan sangat rapi. Dan, biasanya model kejahatan seperti ini diduga melibatkan orang kuat ataupun orang dalam sendiri.

Maka, segala kemungkinan di balik kebakaran ini sangat bisa terjadi. Namun sekali lagi, saat ini tim tengah berupaya mengungkap penyebab pasti insiden ini. Banyak pihak berharap, kendati kesadaran dan minat publik Indonesia terhadap museum masih rendah, jangan sampai penyelidikan atas kasus ini mudah goyah dan melempem di tengah jalan.

Kerja investigasi ini tentu tak enteng. Namun adanya harapan besar publik atas transparansi kasus ini selayaknya menjadi pelecut tim untuk bekerja ekstra keras agar mendapatkan hasil investigasi yang tuntas.

Terbakarnya Museum Gajah juga sepatutnya tak sekadar menghadirkan rasa keprihatinan semata. Lebih dari itu, kasus ini selayaknya menjadi momentum dan leverage pengelolaan museum di Indonesia yang tertata lebih baik.

Museum Gajah adalah barometer pengelolaan permuseuman Indonesia. Maka keterbukaan dalam mengungkap kabar terbakarnya tempat bersejarah ini sejatinya menjadi ujian besar bangsa ini. Semua elemen harus satu gelombang. Apa sebab? Karena keberpihakan yang besar terhadap museum hakikatnya menjadi penanda kuat bahwa bangsa ini menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban. (*)
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Ini Peristiwa Langka
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Mentan Amran Antar Jenazah...
Mentan Amran Antar Jenazah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu
Unggahan Nycta Gina...
Unggahan Nycta Gina soal Kebakaran Dekat Rumah Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Rekomendasi
Jadwal ASEAN Hyundai...
Jadwal ASEAN Hyundai Cup 2026 Hari Ini: Philippines vs Myanmar dan Malaysia vs Laos, Link Nonton di Sini
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Kopdes Merah Putih Bukan...
Kopdes Merah Putih Bukan Minimarket, Zulhas: Fungsi Utama Salurkan Subsidi dan Serap Hasil Tani
Berita Terkini
Titi Anggraini: Tak...
Titi Anggraini: Tak Libatkan Parpol Nonparlemen Bahas RUU Pemilu Tindakan Inkonstitusional
Polemik Kabinet Bayangan,...
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Menyoroti Mekanisme Kritik dalam Demokrasi
Di Forum ASEAN, Indonesia...
Di Forum ASEAN, Indonesia Perkuat Kepemimpinan Pengelolaan Hutan Lestari
Zainal Arifin Usul Ambang...
Zainal Arifin Usul Ambang Batas Parlemen Dihitung Pakai Basis Kemenangan Partai di Daerah
Antisipasi El Nino Godzilla,...
Antisipasi El Nino Godzilla, Perlu Langkah Cepat Cegah Karhutla dengan Kampanye Masif
Prabowo Panggil Menhut...
Prabowo Panggil Menhut hingga Kepala BMKG, Bahas Karhutla Musim Kemarau
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved