Potret Buram Kebakaran Museum dan Bangunan Sejarah Lainnya

Kamis, 21 September 2023 - 07:03 WIB
loading...
A A A
Banyaknya insiden kebakaran yang melanda museum, cagar budaya dan tempat bersejarah ini tentu memprihatinkan. Pun dengan kasus di MNI, seharusnya bisa dicegah jika ada standar pengamanan yang benar-benar dijalankan dengan ketat.

Manajemen permuseuman yang sadar akan potensi kebakaran memang belum menjadi perhatian utama di Indonesia. Berpijak dari penelitian Melati dkk (2020), umumnya para pegawai museum sudah memiliki pengetahuan dasar bahwa potensi kebakaran di dalam museum akan selalu datang baik lantaran korsleting listrik ataupun banyaknya benda yang mudah tersulut api.

Namun pegawai tidak memiliki keterampilan yang memadai untuk melakukan pemadaman seperti keahlian menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Yang terjadi kemudian, pegawai lebih mementingkan untuk cepat-cepat mencari tempat berlindung diri ketimbang melakukan pemadaman.

Bahkan pada kasus Museum Ranggawarsita pun, dari observasi lapangan yang dilakukan Melati dan sejumlah rekannya dari Universitas Diponegoro, hanya mendapati fasilitas APAR dan sarana evakuasi semata. Sedang sistem sprinkler otomatis,hidran dansistem deteksi dini serta alarm kebakaran maupun sistem komunikasi tak tersedia. Sebagai sebuah standar pencegahan kebakaran, sejumlah fasilitas itu tentu tak boleh diabaikan.

baca juga: Kebakaran Museum Nasional, Ketua AMI Minta Pemerintah Lindungi 500 Museum di Indonesia

Relasi yang erat di antara fasilitas-fasilitas itu juga selaras dengan Loss Causation Model yang dikenalkan oleh Bird dan Germain (1985). Lima poin dalam bingkai Teori Domino Heinrich,yakni lack of control, basic cause, immediate cause, incident dan loss adalah hal yang sangat berkelindan dalam relasi antara manajemen dengan sebuah kecelakaan.

Lantas bagaimana dengan Museum Gajah? Jika ketersediaan fasilitas di Museum Gajah tak jauh beda dengan yang lain, tentu sangat mungkin berkorelasi dengan fakta di lapangan. Kebakaran yang terjadi Sabtu malam pukul 19.45 WIB itu begitu dahsyat. Api cepat membesardan menghanguskan enamdari 15 ruangan di Gedung A. Padahal seperti dikatakan Asril Rizal dan Ahmad Mahendra di atas, lokasi korsleting bukanlah di Gedung A, tapi dari bedeng tempat pekerjamerenovasi museumyang lokasinya dekat di Gedung C.

Terang sekali, sejatinya ada jarak yang tak dekat, ada jeda waktu api untuk merembet yang tak singkat. Ada pula sejumlah fasilitas pemadaman yang logikanya sudah tersedia lengkap. Namun kenapa seolah terlambat melakukan pemadaman padahal masih banyak pekerja yang malam itu terjaga. Kenapa api tak cepat terdeteksi? Ini jelas menyisakan banyak pertanyaan mendalam yang perlu dijawab oleh tim investigasi secara cepat sekaligus transparan.

Ruang-ruang keheranan publik ini kian menganga manakala ada indikasi lain soal pemicu kebakaran di MNI. Tentu pada aspek ini, bukan korsleting listrik yang jadi 'kambing hitam'. Jika melihat fakta lemahnyastandar pengamanan dan penyelamatan, adadugaan unsur kesengajaan pada kasus ini.

Polisi pun tidak menutup mata akan potensi dan sinyalemen ini. Bahkan seperti yang dikatakan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin, Minggu (17/9/2023), pihaknya akan menelusuri kemungkinan unsur pidana dalam kasus ini. Komitmen polisi untuk menginvestigasi secara komperhensif ini harus didukung. Artinya, polisi sudah bertekad tidak hanya fokus berbasis fakta di lapangan semata, tapi berupaya menarik lebih jauh kemungkinan aktor-aktor di balik terjadinya insiden ini.

baca juga: Kebakaran Museum Nasional, Kemendikbudristek: Koleksi Repatriasi dari Belanda Dipastikan Aman
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Ini Peristiwa Langka
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Mentan Amran Antar Jenazah...
Mentan Amran Antar Jenazah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu
13 WNI Terdampak Insiden...
13 WNI Terdampak Insiden Kebakaran di Sabah Malaysia
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Rekomendasi
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved